x

Cucu Eks Pemain Persib Ini Anggarkan Bonus Asian Games 2018 untuk Orang Tua

Selasa, 4 September 2018 08:38 WIB
Penulis: Arif Rahman | Editor:

INDOSPORT.COM - Hanifan Yudani Kusumah menjadi salah satu atlet yang mendapatkan bonus dari pemerintah setelah meyumbangkan medali emas bagi Indonesia pada Asian Games 2018. 

Bonus yang didapat peraih medali emas yakni uang tunai Rp1,5 miliar. Selain mendapatkan uang tunai, peraih mendali pada Asian Games 2018 ini mendapatkan rumah serta diberikan priotitas untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS). 

Hanif sendiri meraih medali emas setelah mengalahkan atlet Vietnam Nguyen Thai Linh, pada partai final nomor kelas C putra 55 kg sampai 60 kg cabang olah raga pencak silat di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta, 29 Agustus 2018. 

Baca Juga

Pria kelahiran Bandung, 25 Oktober 1997 ini menuturkan, bonus yang didapatnya akan disisihkan sebagian untuk zakat. Selain itu, ia juga akan memberangkatkan ibadah haji kedua orang tuanya. 

"Pertama saya sebagai muslim 2,5 persen zakat dulu saya, untuk haji kedua orang tua dan umrah keluarga kecil, kalau PNS itu sudah dan rumah. Terima kasih untuk Menpora Imam Nahrawi, Presiden juga, Pak Prabowo," kata Hanif di GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Senin (03/09/18).

"Memang diberitahukan jauh hari bahwa bonus itu akan besar karena ini pencak silat di Asian Games, kita menunggu lama untuk jadi tuan rumah," tambahnya. 


1. Dukungan Orang Tua

Atlet pencak silat, Hanifan Yudani Kusumah bersama kedua orang tuanya di‎ GOR Pajajaran, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Senin (03/09/18).

Prestasi yang didapat Hanif saat ini tidak lepas dukungan dari orang-orang terdekatnya, terutama kedua orang tuanya yang memperkenalkan olah raga pencak silat kepadanya sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). 

"Mungkin ibu bapak sendiri yang mengenalkan, karena mereka juga mantan altet silat jadi sudah mendarah daging, dari SD diajak ikut nonton pertandingan latihan. 2011 mulai serius kejuaraan Tajimalela cup di UIN (kelas) 6 SD dan dapet perak," jelasnya. 

Baca Juga

Selain dari kedua orang tuanya, darah atlet ditularkan dari sang kakek yang merupakan mantan penjaga gawang Persib di era 1960-an, Achmad Kosasih. Ia pun mendapatkan banyak pelajaran dari sang kakek. 

"Selain silat, (olah raga lain) motor. Kalau Persib sudah cinta, karena kakek juga mantan kiper Persib era 50-an. Pesan kakek singkat, tawakal sungguh-sungguh sama Allah, semua sudah ada jalan dan jalurnya," pungkasnya. 

Terus Ikuti Berita Olahraga Asian Games 2018 Lainnya Hanya di INDOSPORT
 

Persib BandungPencak SilatAsian Games 2018

Berita Terkini