French Open 2019: 3 Alasan Jonatan Christie Bisa Kalahkan Viktor Axelsen

Sabtu, 26 Oktober 2019 16:45 WIB
Penulis: Luqman Nurhadi Arunanta | Editor: Arum Kusuma Dewi
© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Pebulutangkis Indonesia, Jonatan Christie, punya beberapa alasan untuk bisa mengalahkan wakil Denmark, Viktor Axelsen, di semifinal French Open 2019, Sabtu (26/10/19). Copyright: © Herry Ibrahim/INDOSPORT
Pebulutangkis Indonesia, Jonatan Christie, punya beberapa alasan untuk bisa mengalahkan wakil Denmark, Viktor Axelsen, di semifinal French Open 2019, Sabtu (26/10/19).

INDOSPORT.COM - Pebulutangkis Indonesia, Jonatan Christie, punya beberapa alasan untuk bisa mengalahkan wakil Denmark, Viktor Axelsen, di semifinal French Open 2019, Sabtu (26/10/19).

Jonatan melenggang ke semifinal setelah mengalahkan Anders Antonsen melalui pertarungan sengit tiga set dengan skor, 17-21, 21-19, dan 21-16.

Ia memperlihatkan permainan yang mengesankan. Jonatan tidak mengendur dan tetap fokus meladeni perlawanan Antonsen meski harus bertarung selama 82 menit.

Di semifinal nanti, peraih medali emas Asian Games 2018 ini akan berjumpa wakil Denmark lainnya dan sekaligus unggulan keenam, Viktor Axelsen.

Meski secara head to head masih kalah, Jonatan punya setidaknya tiga alasan bisa mengalahkan Axelsen. Berikut portal berita olahraga INDOSPORT mengulasnya untuk Anda.

Fisik Prima

Usai mengalami cedera, Jonatan terus bekerja keras mengembalikan performa terbaiknya. Ia kerap kedodoran dan kalah di pertandingan yang memakan waktu lama saat di China Open, Korea Open, dan terakhir Denmark Open.

Ia mulai menemukan momentum di French Open. Dua kali bertarung hingga lebih dari 60 menit, Jonatan berhasil memenangkan pertandingan melawan Lee Cheuk Yiu (67 menit) dan Anders Antonsen (82 menit).

Catatan ini menjadi bukti fisik prima Jonatan Christie. Axelsen terbukti kewalahan saat harus bermain tiga set di French Open BWF 750 Super Series.

Penurunan Axelsen

Axelsen belum menemui lawan tangguh hingga semifinal French Open. Meski begitu, ia kerap mengalami kesulitan saat melawan pemain nonunggulan.

Di babak kedua, Axelsen harus bermain rubber game melawan Kanta Tsuneyama dari Jepang. Ia lengah di set kedua dan kalah 11-21 sebelum akhirnya menang di set ketiga 21-15.

Axelsen juga keteteran saat menghadapi pemain nonunggulan asal Hong Kong, NG Ka Long Angus. Saat unggul jauh, ia beberapa kali kehilangan fokus dan nyaris tersusul poinnya.

Penurunan performa Axelsen bisa menjadi keuntungan bagi Jonatan. Terlebih lagi, secara kualitas Jonatan mulai perlahan menyusul Axelsen.

Abaikan Head to Head

Secara head to head, Axelsen memang unggul atas Jonatan. Dari empat pertemuan, Axelsen menang tiga kali, sedangkan Jonatan baru sekali.

Satu-satunya kemenangan Jonatan atas Axelsen terjadi pada bulan April di turnamen bulutangkis Malaysia Open 2019. Jojo, panggilan akrabnya, menang dua set 21-18 dan 21-19.

Meski begitu, secara peringkat Axelsen saat ini hanya satu tingkat di atas Jonatan, yakni tujuh dan enam. Artinya, kualitas Jojo mulai mendekati Axelsen.

Jonatan Christie bahkan pernah melewati peringkat dunia Axelsen pada bulan Agustus. Jonatan kala itu menembus peringkat empat, sedangkan Axelsen hingga urutan tujuh.