Jadi Unggulan 2, 'The Next Kevin Sanjaya' Malah Tak Berdaya

Rabu, 27 November 2019 09:31 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
© PBSI
Pasangan ganda putra muda Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin malah sudah harus tumbang lebih dulu di babak perempatfinal Kejurnas PBSI 2019. Copyright: © PBSI
Pasangan ganda putra muda Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin malah sudah harus tumbang lebih dulu di babak perempatfinal Kejurnas PBSI 2019.

INDOSPORT.COM - Pasangan ganda putra muda Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, malah sudah harus tumbang lebih dulu di babak perempatfinal Kejurnas PBSI 2019.

Pasangan Leo/Daniel disingkirkan oleh pasangan Amri Syahnawi/Muhammad Fachrikar P. Mansur dalam pertandingan rubber game dengan skor akhir 14-21, 21-15, 14-21, Selasa (26/11/19) di GOR Dempo Jakabaring Sport City, Palembang di babak perempatfinal Kejurnas PBSI.

Menderita kekalahan atas ganda putra non-unggulan padahal mereka berstatus sebagai unggulan, pebulutangkis yang disebut-sebut sebagai 'The Next Kevin Sanjaya' tersebut mengaku tak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya.

"“Permainan saya tidak keluar. Banyak mati sendiri. Terus bola saya juga monoton terus, tidak bisa merubah pola main," katanya.

"Tadi sudah coba komunikasi di lapangan, tapi tetap tidak bisa berubah. Dari awal sudah ketekan duluan, jadi percaya dirinya hilang,” ujar Leo Carnando dikutip dari laman resmi PBSI.

Lebih lanjut lagi, pasangan Daniel Marthin juga menyebutkan hal inilah yang menjadi penyebab dirinya gagal mengeluarkan permainan terbaiknya.

"Saya mungkin tegang, jadi tidak bisa mengeluarkan permainan terbaik," pungkasnya.

Sementara itu, pasangan Amri/Fachrikar kemudian akan berhadapan dengan Frengky Wijaya Putra/Sabar Karyaman Gutama (DKI Jakarta) di semifinal Kejurnas PBSI.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
33%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
67%