Curhatan Rian Ardianto soal Main Tunggal Disorot BWF

Jumat, 10 April 2020 16:04 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Humas PBSI
BWF menyoroti perjalanan Muhammad Rian Ardianto yang pernah bermain di sektor tunggal sebelum akhirnya sukses di ganda putra bersama Fajar Alfian. Copyright: © Humas PBSI
BWF menyoroti perjalanan Muhammad Rian Ardianto yang pernah bermain di sektor tunggal sebelum akhirnya sukses di ganda putra bersama Fajar Alfian.

INDOSPORT.COM – Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) menyoroti perjalanan Muhammad Rian Ardianto yang pernah bermain di sektor tunggal sebelum akhirnya sukses di ganda putra bersama Fajar Alfian.

BWF melalui akun Twitter-nya membongkar awal mula karier Rian Ardianto yang penuh lika-liku di dunia bulutangkis, Jumat (10/04/20).

“Tahukan Anda, atlet Indonesia Muhammad Rian Ardianto memulai karier sebagai pemain tunggal?”

Dalam unggahan tersebut, BWF menampilkan terdapat video pengakuan Rian yang lebih berminat bermain di nomer tunggal. Namun, pelatih memintanya bermain rangkap hingga akhirnya dia dipanggil ke Pelatnas.

“Awalnya tunggal, tapi setelah masuk klub Jaya Raya, setahun di situ mencoba main tunggal, kata pelatih coba main rangkap ganda sama tunggal, tapi akhirnya tunggalnya dilepas terus ke ganda,” ungkap Rian.

Dinilai cocok bermain di nomor ganda putra, pelatih pun memasangkan Rian dengan Fajar pada Agustus 2014 silam. Baru sebulan mereka mencoba beradaptasi dan membangun chemistry, mereka diturunkan ke ajang International Challenge 2014 dan berhasil menjadi juara.

Gelar tersebut mereka raih usai mengalahkan sesama pasangan Indonesia, Frank Kurniawan/Agripinna PR Putra, dengan skor 9-11, 11-9, 11-8.

Sejak saat itu, pasangan ini semakin percaya diri bermain di kancah internasional. Bahkan selama periode 2017-2019, pasangan tercatat telah berhasil merengkuh empat gelar juara dalam dua tahun terakhir.

Fajar/Rian berhasil naik podium pertama di pentas Malaysia Masters Super 500 pada 2018. Selanjutnya, pada tahun yang sama, Fajar/Rian juga berhasil merengkuh gelar juara di ajang Syed Modi International yang digelar di India. 

Tren positif Fajar/Rian pun dapat berlanjut ke tahun 2019. Mereka pun kembali menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang bisa meraih gelar juara di ajang Swiss Open 2019 Super 300. Pada tahun itu pula, Fajar/Rian berhasil menjuarai Korea Open 2019 Super 500.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%