Dicecar Media dan Legenda Denmark, BWF Bela Pemain Asia

Jumat, 18 September 2020 17:26 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Theresia Ruth Simanjuntak
©
BWF angkat suara soal kritik yang dilayangkan media dan legenda Denmark kepada pemain Asia yang dinilai menjadi penyebab ditundanya Piala Thomas - Uber 2020. Copyright: ©
BWF angkat suara soal kritik yang dilayangkan media dan legenda Denmark kepada pemain Asia yang dinilai menjadi penyebab ditundanya Piala Thomas - Uber 2020.

INDOSPORT.COM - Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) angkat suara soal kritik yang terus dilayangkan media dan legenda bulutangkis Denmark kepada pemain Asia yang dinilai menjadi penyebab ditundanya Piala Thomas - Uber 2020 dan serangkaian kompetisi Eropa.

Selepas BWF mengumumkan bahwa Piala Thomas - Uber 2020 ditunda dan Denmark Masters dibatalkan pada Selasa (15/09/20) lalu, serangan kepada pemain Asia terus dilancarkan oleh media legenda Denmark, Jim Laugesen.

Dari banyaknya kritikan yang dilancarkan Jim Laugesen, salah satunya ia menyebut bahwa seharusnya BWF meniru apa yang dilakukan oleh olahraga lain seperti salah satunya tenis yang mampu menggelar turnamen sebesar Grand Slam dengan ada atau tidak adanya pemain top yang terlibat.

Kemudian legenda Denmark, Jim Laugesen juga menyebut kalau pemain dan negara-negara Asia egois karena hanya memikirkan kepentingan pribadi. 

Selain itu, disebut menjadi biang kerok atas ditundanya Piala Thomas - Uber 2020 serta dibatalkannya Denmark Masters dan tidak jelasnya kelanjutan Denmark Open.

Menanggapi kritikan dari legenda bulutangkis Denmark, Jim Laugesen, Sekjend BWF angkat suara soal kritikan tyang ramai dilayangkan kepada negara dan pemain Asia akibat ditundanya Piala Thomas - Uber 2020.

"Olahraga lain mungkin tidak memiliki wilayah geografis yang sama luasnya seperti tempat di mana para pemain berasal. Misalnya sepak bola, pasti akan jauh lebih mudah untuk dimulai karena masih dalam satu lingkup yang sama," ujar Thomas Lund dikutip dari Sports TV2.

"Situasi Covid-19 di Denmark memang sudah sedikit jauh lebih baik, namun ternyata itu tak cukup meyakinkan negara Asia untuk mau bepergian jauh apalagi ke Eropa," tambahnya.

Selain itu, Sekjend BWF Thomas Lund juga menyebut bahwa mereka tentunya tidak akan menunggu sampai vaksin ditemukan baru memulai kembali kompetisi internasional kembali.

Tetapi, yang jelas, BWF akan berusaha semampunya untuk segera menyelenggarakan turnamen bulutangkis internasional dalam waktu yang tepat.

"Saya tentu tidak berharap kita harus menunggu sampai vaksin tiba. Baik demi para pemain maupun demi olahraga. Tetapi akan naif bagi kami untuk mengatakan bahwa ini bukanlah tugas yang sulit saat melakukan perjalanan antar negara yang berbeda," pungkasnya.

BWF sendiri dikabarkan akan segera mengumumkan dalam minggu ini soal bagaimana keputusan yang akan diambil terkait turnamen seri Asia dan kelanjutan dari Denmark Open 2020.

IDS Emoticon Suka
Suka
7%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
7%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
7%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
13%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
67%