x

Tomic Tantang Murray

Jumat, 22 Maret 2013 07:57 WIB
Editor: Pipit Puspitarini

Salah satu petenis yang berhasil menarik perhatian banyak orang ketika masih aktif di kelompok junior adalah Bernard Tomic.

Tak hanya soal kiprah di lapangan tenis, kehidupan pribadi Tomic pun turun jadi pusat perhatian.

Saat masih junior, peraih gelar Australian Open 2008 dan US Open 2009 ini sudah mengirimkan ancaman ke para petenis profesional, bahwa kelak dia akan jadi petenis nomor satu dunia.

Tentu saja beberapa senior dan pengamat tenis menganggap Tomic arogan dengan kata-katanya. Apalagi setelah turun ke pro, pria berdarah Kroasia ini tak banyak meraih prestasi menjanjikan.

Berita miring justru mengiringi perjalanan pria kelahiran 21 Oktober 1992 ini. Beberapa media sempat mengabarkan kalau sulung dua bersaudara ini tidak disiplin dalam berlatih.

Pada 2011, Tomic kembali berhasil merebut perhatian banyak orang dengan menembus perempatfinal Wimbledon. Tapi setelah itu dia kembali menghilang.

Awal tahun ini, Tomic membuka perjalanan dengan turun di Hopman Cup. Mengalahkan Andreas Seppi, Tommy Haas, dan Novak Djokovic, petenis nomor satu Australia ini mendapat banyak simpati penonton.

Sepekan kemudian dia turun di Sydney International. Tomic bermain fantastis sepanjang turnamen dan akhirnya keluar sebagai juara, yang merupakan gelar profesional perdananya.

Sayangnya, setelah itu Tomic gagal meraih gelar di beberapa turnamen, termasuk Australian Open. Berita yang muncul justru soal kehidupan pribadinya.

Akhir Januari lalu Tomic harus menbayar denda karena tertangkap tengah mengebut dengan Ferrari nya.

Setelah Australian Open, Tomic turun di Rotterdam dan langsung kalah dari Grigor Dimitrov di babak pertama. Dia menebus kegagalannya dengan lolos ke perempatfinal di Marseille, pekan berikutnya.

Tomic melanjutkan perjalanan di Dubai. Sayang dia harus mundur di babak pertama saat bertemu Victor Hanescu.

Selanjutnya, petenis 20 tahun ini turun di Indian Wells dan tersingkir di babak kedua, kalah dari Richard Gasquet.

Pekan ini, Tomic memulai perjuangaan di Miami Masters, dengan mengalahkan Marc Gicquel, 7-5 7-6(3) di babak pertama, lewat pertarungan 83 menit.

Tantangan berat sudah menanti Tomic di babak kedua, yakni unggulan dua Andy Murray.

Keduanya baru bertemu sekali pada semifinal Brisbane International 2012. Ketika itu Murray menang dua set langsung, 6-3 6-2.

Mampu kah Tomic membalas kekalahannya dari Murray? Atau sekali lagi dia harus menelan kegagalan?

Berita Terkini