Ferrer Tantang Nadal
Sejak tenis berubah jadi arena profesional pada 1968, Kim Warwick dinobatkan sebagai atlet terlama yang mencapai final grand slam pertamanya.
Warwick harus menunggu hingga 32 turnamen besar, sebelum melenggang ke laga puncak Australian Open 1980.
Jumat (07/06/13) atau Sabtu WIB, rekor Warwick putus di tangan David Ferrer. Petenis Spanyol itu resmi melesat ke final grand slam pertamanya, setelah berpartisipasi dalam 42 turnamen besar.
Dalam laga semifinal French Open 2013, Ferrer menghabisi Jo-Wilfried Tsonga 6-1 7-6(3) 6-2 di Lapangan Philippe Chatrier, Roland Garos.
“Impian saya adalah mencapai final grand slam dan Roland Garros memang lebih penting bagi saya,” ucap Ferrer seusai bertanding.
Tak pelak harapan publik tuan rumah menyaksikan kembalinya trofi tunggal putra kembali ke kandang, musnah. Terakhir, Yannick Noah yang melakukannya pada 1983.
Konsentrasi Tsong sepertinya terganggu, ketika harus menunggu laga semifinal lainnya yang mempertandingkan Nadal kontra Novak Djokovic selama 4 jam 37 menit. Nadal akhirnya menang.
“Mengalahkan Rafa sangat sulit di lapangan berjenis apa pun, lebih sulit lagi di atas tanah liat,” tandas Ferrer tanpa tedeng aling-aling.
Maklum saja, dalam 16 kali duel, Ferrer belum sekali pun menang atas Nadal. “Sekali lagi, saya akan mencoba (mengalahkan Nadal) dalam partai final nan indah,” tegas Ferrer.
Ferrer setengah beruntung tak seapes Tim Henman. Sekali waktu petenis Inggris itu pernah enam kali melejit ke semifinal grand slam, namun semuanya harus keok.
Setengah keberuntungan Ferrer lain ditentukan pada Minggu (09/06/13). Saat itulah dia akan berhadapan dengan Nadal di pertandingan terakhir French Open 2013.