Maria Sharapova Frustrasi
Sebagai unggulan ketiga, Maria Sharapova tak kuasa menahan laju Michele Larcher de Brito. Sharapova kalah 3-6 dan 4-6 dari de Brito, Kamis (27/06/13) malam WIB.
Selain mengakui keunggulan lawan, Maria dengan lantang menyalahkan lapangan. Bagi petenis Rusia, lapangan di Wimbledon 2013 tidak bersahabat dan cenderung membahayakan.
Adalah hak Maria menyalahkan lapangan. Unggulan kedua Victoria Azarenka lebih dulu mundur dari Wimbledon karena cedera lutut kanan dan Caroline Wozniacki menderita cedera engkel.
Saat melawan de Brito pada set kedua, Maria Sharapova sempat meminta medical time out karena cedera kaki kiri. Kembali ke lapangan, Sharapova tetap tak kuasa mengimbangi de Brito.
Sharapova yang memaksakan diri sempat membuka peluang saat memaksa deuce yang keenam kali. Sharapova akhirnya menyerah saat de Brito menutup pertandingan dengan skor kemenangan 6-4.
Kalah di babak kedua Wimbledon 2013 menjadi kegagalan Sharapova paling awal sejak babak pertama di Australia Terbuka 2010.
"Sungguh membuat frustrasi," kata Sharapova (peringkat ke-3 dunia) soal kekalahan dari de Brito yang kini tercatat sebagai petenis wanita urutan ke-131 dunia.
“Anda tidak ingin kalah dalam pertandingan apakah di babak awal maupun di akhir. Turnamen ini sangat spesial, jadi rasanya benar-benar berat kalah di sini," aku Sharapova.
Sharapova yang terpeleset tiga kali dan memanggil petugas medis untuk mendapat perawatan tidak mau berdalih soal lapangan.
“Saya rasa belum pernah terjatuh sampai tiga kali dalam sebuah pertandingan sebelumnya dalam karierku. Ini sedikit aneh tapi jelas itu bukan alasan,” tegas Maria yang menjuarai Wimbledon 2004.
“Kekalahan tadi adalah kombinasi dari segalanya. Saya memberi kredit tinggi kepada de Brito. Lawan bermain sangat bagus. Sangat solid dari garis belakang."