x

Tekad Tinggi Ahsan/Hendra

Senin, 29 Juli 2013 22:58 WIB
Editor: Daniel Sasongko

Pasangan pebulutangkis Muhammad Ahsan/Hendra Setiawan baru terbentuk pada Oktober 2012. Namun ganda putra sudah menjadi andalan Indonesia.

Prestasi teranyar Ahsan/Hendra adalah menyabet gelar kampiun Indonesian Open Superseries 2013 dan Singapore Open Superseries 2013.

Bahkan, keduanya itu sudah tiga kali melibas pasangan nomor satu dunia dari Korsel, Lee Yong-dae/Ko Sung-hyun. Kondisi itu yang jadi pusat kewaspadaan Ahsan/Hendra.

Menurut Pelatih Herry Iman Pierngadi, Ahsan/Hendra sudah menempa diri demi mendapatkan hasil terbaik dalam Kejuaraan Dunia 2013 di Guangzhou, China pada 5-11 Agustus mendatang.

"Semoga puncak penampilan terbaik mereka dari persiapan selama ini saat di Kejuaraan Dunia," tandas Herry seperti termuat di laman Antaranews.

Ahsan/Hendra kemungkinan bertemu dengan Lee/Ko pada babak perempat final. Kondisi itu jadi prediksi tim pelatih.

"Tetapi fokusnya tidak sama pasangan Korea itu saja karena ini kejuaraan dunia, kejuaraan bergengsi, pasti semua pemain disiapkan maksimal,” cetus Herry.

“Ahsan-Hendra tidak boleh lengah sejak awal, karena biasanya bisa tersandung dengan yang tidak disangka. Orang biasanya tersandung dengan batu yang kecil, bukan batu yang besar," beber dia lagi.

Herry sudah mengajak Ahsan-Hendra mempelajari pola permainan musuh-musuh mereka. "Setiap musuh kita pelajari pola permainannya dari video," kata dia.

Hasil gemblengan sebelum bertolak ke Guangzhou, menurut Herry, sudah tampak. Kesalahan yang dulu sering mereka lakukan, kini pasangan itu sudah mampu tampil lebih matang.

" Mereka bermain lebih tenang, lebih efisien, tidak terburu-buru," kata Herry di sela buka puasa bersama keluarga PBSI di Jakarta, Senin (29/07/13) malam kemarin.

Berita Terkini