x

Indonesia Tinggal Dua

Jumat, 15 November 2013 09:04 WIB
Editor: Daniel Sasongko

Sony Dwi Kuncoro sukses melaju ke babak 8 besr China Open 2013 di Yuan Shen Gymnasium, Shanghai. Kamis 14 November 2013, dia berhasil melibas andalan Jepang, Kenichi Tago, 21-13, 21-17.

"Penampilan Sony cukup baik dan tenang. Dia kelihatannya yakin sekali karena dari lima pertemuan sebelumnya bisa menang terus," tutur pelatih tunggal putra Indonesia, Joko Suprianto, di laman PBSI.

Keberhasilan Sony tak membawa peruntungan bagi Tommy Sugiarto. Pria berusia 25 tahun itu harus mengakui keunggulan andalan China, Wang Zhengming 15-21, 21-14, 18-21.

"Sebetulnya Tommy sudah bermain cukup baik, sayang di game ketiga saat lawan bisa menyamakan kedudukan imbang 18-18, Tommy banyak mengangkat bola,” sebut Joko.

“Pada saat poin-poin kritis,Tommy kurang berani main di depan net," sambung Joko menganalisis permainan putra legenda bulutangkis Icuk Sugiarto tersebut.

Tommy pun harus memendam ambisi hingga 16 besar China Open 2013. Sementara Sony berhak melangkah ke perempatfinal dan akan menantang wakil Malaysia, Ching Wei Feng.

"Peluang Sony cukup terbuka untuk ke semifinal. Menghadapi Wei Feng, Sony mesti waspada dengan pukulan overhead, smash, dan permainan netting lawan," ungkap Joko memberi kiat.

Selain Sony, Indonesia juga masih punya peluang di nomor ganda campuran. Unggulan kedua turnamen itu akan berhadapan dengan ganda Denmark, Anders Kristiansen/Julie Houmann

Owi/Butet –sapaan pasangan Tontowi/Liliyana—sebenarnya bisa berhadapan dengan sesama pasangan Indonesia, Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadeth.

Namun, pelung Markis/Pia habis di tangan Anders/Julie dan kalah dengan skor 21-10, 16-21, 16-21. Hanya di tangan Owi/Butet dan Sony kini Indonesia meletakkan harapan untuk meraih kampiun China Open 2013.

Berita Terkini