Lawan Berat Bellaetrix
Tunggal putri andalan Indonesia, Bellaetrix Manuputty, langsung bertemu lawan berat di babak pertama Yonex Sunrise Hong Kong Open 2013.
Dia harus meladeni pebulutangkis India, Saina Nehwal, yang juga peraih perunggu Olimpik London 2012. Dalam dua pertemuan sebelumnya, Bellaetrix harus mengakui keunggulan Nehwal.
"Saya harus bisa fokus sama pola permainan saya, jangan gampang mati sendiri. Pada pertemuan sebelumnya, saya terlalu memaksa mau mematikan lawan,” sebut Bellatrix di laman PBSI, Senin (18/11/13).
“Kalau mainnya safe, saya lebih bisa mengatur dan menerapkan permainan seperti apa," sambung Bellaetrix kemudian.
Di ajang All England 2013 di Birmingham, Nehwal melibas Bellaetrix 21-16, 21-11. Saina kembali mengungguli Bellaetrix 21-12, 21-15 di India Open Super Series 2013 di New Delhi.
Menurut Liang Chiu Sia, Kepala Pelatih Tunggal Putri PBSI, peluang Bellaetrix tetap terbuka kendati tak pernah menang atas pebulutangkis peringkat tujuh dunia itu.
"Kalau Bella menjalankan taktik dengan benar saat melawan Saina, saya rasa pertandingan akan ramai," tegas Chiu Sia di sela sesi latihan di Hong Kong Coliseum, Senin.
"Bella mesti bisa menekan di bola-bola belakang. Kalau menurunkan bola terus, Saina akan terus menekan dan di-smash terus," tambah dia lagi.
Selain Bellaetrix, wakil tim Merah Putih lain di nomor tunggal putri adalah Aprilia Yuswandari. Dia masih menunggu lawan dari fase qualifikasi, yang kemungkinan besar wakil tuan rumah, Yi Cheung Ngan.
"Dengan kemampuan Aprilia, kalau main normal saya rasa dia mampu mengatasi Yi. Sebetulnya yang paling penting dari tunggal putri adalah fighting spirit. Sudah sering mereka leading dan hampir menang, tapi kesusul lawan," tambah Chiu Sia.