x

Wima Tampil Timpang

Minggu, 2 Februari 2014 18:48 WIB
Editor:

Meski tampil dengan kekuatan minim, sebagai satu-satunya klub asal Surabaya yang berpartisipasi di Djarum Superliga Badminton 2014, masih menguntai asa.

Padahal satu kekuatan di nomor ganda, Riky Widianto tidak bisa tampil karena lebih memilih fokus ke All England maret mendatang.

“Absennya Riky Widianto memang berpengaruh. Apalagi sektor ganda merupakan andalan kita. Namun kami sudah siapkan penggantinya. Wima punya 3 pasangan lain,” saat ia ditemui di Hotel Santika.

Melihat 9 kontestan lainnya di kategori putra yang akan bertempur di DBL Arena mulai 3-9 Februari 2014, materi Wima jelas kalah jauh.

Ade Yusuf yang merupakan pemain yang punya rangking BWF tertinggi, yakni di peringkat 30. Namun jika berbanding klub-klub mapan lainnya, jelas andalan Wima tak banyak berarti.

Musica Flypower Champion Kudus bahkan telah merekrut peringkat 1 BWF Lee Chong Wei dari Malaysia.  

Tak heran, Wima diprediksi hanya numpang lewat di even yang rencananya mulai kali ini akan digelar rutin tiap tahun.

Salah satu faktor lainnya adalah tidak adanya legiun asing. Padahal tahun ini, Direktur Superliga 2014, Ahmad Budiarto sudah menaikkan subsidi bagi klub yang berniat mengambil pemain papan atas dunia.

Dari 1000 dollar US menjadi 1500 dollar US. "Semangatnya, kami ingin memberikan tontonan yang menghibur dan menarik lewat pertandingan berkelas para pemain bintang top dunia," kata ia.

Selain Chong Wei, pemain bintang top dunia yang bertarung memperebutkan total hadiah Rp 2 Miliar yaitu Tomy Suharto (Jaya Raya Jakarta) peringkat 4, hingga Dionysius Hayom Rumbaka (Djarum Kudus).

Sedangkan di bagian putri, terdapat Reika Kakiwa (Renesas) yang menempati peringkat 8 dunia, Variela Aprilasari Putri (USM) 13.

"Secara keseluruhan superliga ini diikuti 10 klub putra dan 10 klub putri," tutup dia.

Berita Terkini