Butet/Owi ke Perempat Final
Pasangan juara dunia 2013 mendapat perlawanan sengit di babak awal. Tontowi/Liliyana yang sudah memimpin jauh 11-3 di interval game pertama justru sempat kewalahan
Serangan-serangan Chai/Tang agresif menyusul. Keadaan semakin menegangkan saat Chai/Tang mampu menyamakan kedudukan menjadi 19-19.
Beberapa kali kedua pasangan saling adu drive cepat yang tak jarang membuat penonton berdecak kagum. Permainan net Liliyana pun merepotkan Tang yang menjaga area depan pertahanan.
Satu pengembalian Tang yang gagal melewati bibir net membuat Tontowi ‘Owi’ Ahmad/Liliyana ‘Butet’ Natsir mengamankan game pertama.
Kemenangan di game pertama membuat pasangan juara bertahan ini menjadi semakin percaya diri.
Tontowi/Liliyana melesat hingga 16-5 dan sulit buat Chai/Tang untuk mengejar ketertinggalan yang terlalu jauh. Tiket babak perempat final pun diamankan pasangan rangking dua dunia ini.
“Waktu poin kami terkejar, kami terburu-buru dan tertekan. Sehingga buangan bola kami tidak terkontrol dan masuk ke irama permainan lawan yang kencang,” kata Liliyana.
“Di babak perempat final pasti lebih berat lagi, tapi kami tak mau menjadikan ini sebagai beban, jalani saja pertandingan demi pertandingan dengan semaksimal mungkin,” beber Liliyana.
Tontowi/Liliyana menjadi satu-satunya wakil ganda campuran Indonesia yang lolos ke babak delapan besar.
Pasangan kakak-adik Markis Kido/Pia Zebadiah Bernadet yang sedianya berjumpa Tontowi/Liliyana di babak perempat final, kalah oleh ganda campuran Singapura, Danny Bawa Chrisnanta/Yu Yan Vanessa Neo, 21-19, 10-21, 18-21.
“Saat sudah unggul di game ketiga, kami sempat lengah. Lawan bermain lepas, jadi pukulan-pukulan mereka bagus-bagus,” komentar Kido tentang pertandingan di babak kedua.