x

Febriyan Ulang Dominasi

Sabtu, 8 Maret 2014 22:26 WIB
Editor: Raditya Adi Nugraha

Dalam laga final di GOR Sudiang Makassar, Febriyan yang masuk sebagai unggulan ketiga ini berhasil menggagalkan misi Hermansyah untuk naik ke podium tertinggi dengan kemenangan 21-19 dan 21-13.

Febriyan dan Hermansyah memang sudah sering bertemu di sejumlah ajang. Kejar-mengejar poin kerap terjadi karena masing-masing kubu sudah tahu tipe permainan lawan.

"Saya hanya berusaha tampil fokus sejak awal dan akhirnya bisa memimpin poin. Saya juga tidak ada strategi khusus karena sudah sama-sama tahu permainan masing-masing," kata Febriyan.

Partai final ini sekaligus menjadi ajang reuni. Sebelumnya, Febriyan bertemu Hermansyah dalam final Djarum Sirnas Medan.

Saat itu Febriyan juga unggul dan membawa pulang gelar juara. Dua kali takluk oleh Febriyan yang naik ke podium juara, Hermansyah pun mengaku penasaran dan masih belum puas atas apa yang dicapainya.

"Tadi saya memang sempat terpancing makanya mainnya kurang sabar. Geregetan pengen buru-buru matiin bola dia. Memang belum rezeki, mudah-mudahan pada rangkaian Sirnas lainnya saya bisa juara," tutur Hermansyah.

Sementara dari tunggal dewasa putri, mantan pebulutangkis pelatnas Indonesia Adriyanti Firdasari sukses menjadi yang terbaik setelah mengalahkan Tike Arieda di babak final.

Firdasari yang tampil sebagai uggulan 4 di Sirnas Makassar 2014 berhasil membuktikan kualitasnya dengan kemenangan dua set langsung 21-14 dan 21-13.

Firdasari yang memperkuat Jaya Raya Jakarta seusai laga menyatakan, sangat bersyukur dengan apa yang diraih. Prestasi ini juga terasa spesial karena merupakan gelar pertama kalinya pada 2014.

"Saya sempat hilang momentum saat babak awal sehingga tertingggal cukup jauh. Namun pada akhirnya bisa bangkit dan memenangkan pertandingan," ujarnya.

Berita Terkini