Hendra/Ahsan Tembus Final
Hendra/Ahsan melangkah ke final kejuaraan dengan total hadiah 400 ribu dollar AS ini setelah mengalahkan pasangan asal Indonesia lainnya yaitu Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon dengan dua game langsung 21-7 dan 21-12.
Sedangkan pasangan asal Jepang itu melangkah ke final setelah mengalahkan pasangan Korea, Ko Sung Hyun/Shin Baek Choel dengan rubber game 16-21, 21-17 dan 21-23.
"Di semifinal kami bisa tampil lebih enak dari babak sebelumnya, kami senang bisa melaju ke final. Tetapi kami tetap harus fokus untuk final, satu pertandingan lagi," kata Hendra.
Lolos ke babak final All England merupakan yang pertama bagi pasangan rangking satu dunia ini. Pada 2013, pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan harus terhenti di semifinal.
Perjuangan pasangan rangking satu dunia ini terbilang mudah. Hendra/Ahsan babak pertama mampu kalahkan pasangan asal Rusia, Vladimir Ivanov/Ivan Sozonov dengan dua game langsung 21-14 dab 21-18.
Di babak kedua, pasangan juara dunia ini harus berjuang sedikit keras. Saat menghadapi pasangan asal tuan rumah Chris Langridge/Peter Mills dengan rubber game 8-21, 21-17 dan 21-14.
Di perempatfinal harapan Indonesia dinomor ganda putra itu memang mampu menang dua game langsung atas pasangan China, Fu Haifeng/Zhang Nan. Hanya saja untuk meraih kemenangan harus berjuang keras karena perolehan poin ketat yaitu 23-21 dan 22-20.
Kondisi berbeda dibabak semifinal. Diprediksi akan mendapatkan perlawanan yang ketat dari pasangan Markis Kido/Marcus Fernanldi Gideon, ternyata hal tersebut tidak terjadi. Hendra/Ahsan mampu menang mudah 21-7 dan 21-12 dan membawanya ke final kejuaraan bulutangkis tertua di dunia itu.
"Kami tidak menyangka juga bisa menang dengan skor yang cukup jauh. Padahal grafik penampilan Kido/Fernaldi sedang meningkat. Sepertinya mereka tak dalam penampilan terbaik, mereka banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Ahsan.
Selain pasangan Hendra/Ahsan, Indonesia juga menempatkan wakilnya difinal ganda campuran. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir akan berhadapan dengan pasangan rangking satu dunia asal China, Zhang Nan/Zhao Yunlei.