Simon Berambisi Jadi Juara
Simon Santoso terakhir kali juara di turnamen perseorangan pada ajang Yonex-Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold 2013 yang dihelat di Yogyakarta.
Simon mengawali kiprah di turnamen ini dengan baik. Dia melaju ke babak 16 besar usai menaklukkan Aditya Prakash, 21-7, 21-10. Pertandingan sepenuhnya dikuasai Simon, dari segi jam terbang maupun teknik permainan. Simon jauh lebih unggul dari pebulutangkis asal India tersebut.
“Ini adalah pertemuan pertama kami, jadi saya belum tahu permainan lawan seperti apa. Awalnya sempat kaget juga sih, permainan depan dan penempatan bola lawan cukup bagus,” ujar Simon.
“Di game kedua sempat mepet juga poinnya, tetapi saya coba unggul di kecepatan dan jaga permainan depan. Mengenai target, saya pribadi sih maunya juara lagi,” sambung Simon.
Pemain dari klub tangkas specs itu akan mendapatkan perlawanan sengit pada babak 16 besar karena akan berhadapan dengan unggulan kelima dari China, Xue Song.
“Saya pernah bertemu Xue di Vietnam Open Grand Prix 2014. Waktu itu saya menang rubber game. Xue adalah pemain yang cukup bagus, saya harus lebih sabar menghadapi dia, serangan belakangnya cukup bagus, harus saya antisipasi dari awal,” ungkap Simon.
“Lawan merupakan pemain muda dan mungkin lebih unggul dari sisi stamina. Saya akan membawa lawan ke pola permainan saya dan jangan sampai terbawa permainan dia (Xue),” Pungkas Simon Santoso.