x

Momen Keenam Firda

Rabu, 30 April 2014 19:51 WIB
Editor: Jhon Purba

Perhelatan Piala Uber 2014 berlangsung bersamaan dengan Piala Thomas di New Delhi, India, 18-25 Mei 2014. Indonesia tergabung di Grup A Piala Thomas bersama Thailand, Nigeria dan Singapura. Di Uber, Indonesia di Grup B bersama Korea Selatan, Australia dan Singapura.

Sebelum Piala Thomas-Uber edisi 2014, Adriyanti Firdasari pernah membela Merah Putih di kejuaraan bulutangkis beregu ini pada 2004, 2006, 2008, 2010 dan 2012.

Untuk Uber 2014, tugas Firda makin berat dengan jabatan kapten tim. Tanggung jawab ini termasuk berat dengan rekam jejak Firda yang sempat terpuruk dalam masa-masa sulit akibat cedera.

“Saya tidak menyangka sama sekali bisa terpilih masuk tim inti Piala Uber. Saya bersyukur tidak ada yang tidak mungkin. Awalnya saya sempat bilang kepada orang-orang kalau saya tidak mungkin masuk tim Piala Uber,” kata Adriyanti Firdasari.

Serangkaian cedera memaksa Firda yang merebut medali emas tunggal putri SEA Games 2005 terpaksa absen di sejumlah turnamen hingga membuat peringkatnya merosot jauh.

“Saya cuma berlatih dan berbuat yang terbaik, ternyata orang menilai. Saya dan teman-teman di tim Piala Uber berharap kami bisa bermain lepas, mati-matian dan berbuat yang terbaik buat Indonesia,” tegas pebulutangkis berusia 28 tahun ini.

Tak mau terus terpuruk, Firda memutuskan kembali ke klub Jaya Raya Jakarta dan terus berlatih. Hasilnya tidak sia-sia, grafik Firda menanjak hingga kalah di final Malaysia Open Grand Prix Gold 2014 usai menyingkirkan beberapa pemain unggulan.

Selain Firda, tungga putra tim Uber akan diperkuat oleh Linda Wenifanetri, Bellaetrix Manuputty dan Maria Febe Kusumastuti. Slot ganda putri diisi Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari, Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta dan Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah.

Berita Terkini