Juara Bertahan Terjungkal di Perempatfinal
Setelah melangkah maju dengan mudah di putaran-putaran awal turnamen ini, Andy Murray justru tampak gugup saat menerima straight set dari Grigor Dimitrov, yang hanya dalam tujuh bulan melonjak peringkatnya dari 23 menjadi 10 besar.
Dimitrov, yang saat ini berysua 23 tahun, bermain gemilang untuk memenangkan laga dengan 6-1 7-6 (7-4) 6-2, dalam waktu dua jam, satu menit. Ia pun memastikan lolos ke babak semifinal, yang pertama untuk turnamen Grand Slam.
Di set pertama, dua kali servis Murray dipatahkan oleh Dimitrov. Meski sempat memberi perlawanan di set kedua dengan balas melakukan break di gim kedelapan, namun petenis rangking kelima dunia itu kembali harus kehilangan set lewat tie break.
Di set ketiga, servis Murray kembali dipatahkan oleh Dimitrov di gim keenam. Sebuah double fault dari Murray saat memegang servis di gim kedelapan kemudian memberi match point untuk Dimitrov dan petenis asal Bulgaria itu tak terbendung lagi untuk memenangi pertandingan.
Ini pertama kali Murray gagal lolos ke semifinal sejak tahun 2008. Murray merupakan petenis Inggris pertama yang sukses menjadi juara tunggal putra Wimbledon dalam kurun waktu 77 tahun terakhir.
Di babak semifinal, Dimitrov akan menghadapi pemenang dari pertandingan antara Novak Djokovic dan Marin Cilic.