Federer Lapar Trofi Juara
Federer harus takluk di tangan petenis nomor satu dunia, Novak Djokovic di partai puncak Wimbledon, Minggu (12/7/2015) malam WIB. Sempat bangkit di set kedua, Federer akhirnya kalah 6-7(1), 7-6(10), 4-6, 3-6.
Kekalahan ini mengulang kegagalan Federer di tahun lalu. Di tahun 2014 silam, Federer juga takhluk di partai puncak setelah dikalahkan Djokovic dalam pertarungan sepanjang lima set.
Bagi Federer yang memiliki 17 titel Grand Slam, trofi runner-up yang didapatnya di Wimbledon tahun ini tetap mengecewakan. Kekalahan dari Djokovic pun membakar motivasinya untuk memburu gelar lagi.
"Anda pulang dengan tangan kosong. Bagi saya, trofi finalis tidak sama. Semua orang tahu itu. Saya ingin menang. Tidak ada keraguan soal itu," ujar Federer di situs resmi Wimbledon.
"Saya tidak akan menerima kekalahan dan bilang itu normal karena saya kalah dari petenis nomor satu dunia. Ini tidak normal. Saya pernah mengalahkannya. Saya salah satu dari sedikit orang yang punya kesempatan. Saya percaya bahwa saya akan jadi juara. Saya ada di sana. Permainan saya bagus."
"Saya masih sangat lapar dan termotivasi dan pertandingan seperti ini sangat membantu,"ujar Federer.
Hasil tersebut memperpanjang masa puasa Federer dari gelar Grand Slam yang terakhir kali diraih pada Wimbledon 2012.