Lawan Unggulan Jepang, Pebulutangkis Muda Indonesia Yakin Menang
Fitriani akan melawan Sayaka Sato di babak kedua Thailand Open 2015. Fitriani itu jelas tidak diunggulkan karena Sato adalah unggulan keenam di Thailand Open tahun ini, sehingga menjadikannya sebagai tulang punggung Jepang di sektor tunggal putri.
Meski begitu, pebulutangkis 19 tahun itu sangat percaya diri bisa melaju ke babak ketiga dengan megalahkan Sato. Lalu, bagaimana caranya?
"Kalau Sayaka, saya belum tahu kaya gimana. Jadi mungkin nanti liat dulu videonya seperti apa. Kalau sama Nichaon (Jindapon) saya pernah kalah saat main di Superliga Bali kemarin. Saya kalah cukup jauh waktu itu," ungkap Fitriani seperti dikutip dari situs resmi PBSI.
"Saya ingin main yang terbaik aja, harus lebih baik dari pertandingan kemarin-kemarin. Tahun ini pengennya menaikkan ranking dulu, sama kalau di level grand prix atau grand prix gold, saya ingin bisa masuk delapan besar," sambung pebulutangkis kelahiran Garut ini.
Fitriani lolos ke babak kedua usai mengalahkan rekan senegaranya, Hanna Ramadini, dua set langsung 21-9 dan 21-15. Sedangkan Sato mengalahkan pebulutangkis asal Thailand, Nichaon Jindapon, 21-13, 19-21, 21-17.