3 Kenangan Indah Hendra Setiawan di Tiongkok
Bagi Hendra Setiawan, mungkin China sebagai salah satu tempat bertanding favoritnya. Bagaimana tidak, sebanyak 5 gelar bergengsi mampu ia dapatkan saat bermain disana. Mulai dari gelar kejuaraan super series hingga gelar prestisius yakni Olimpiade.
Hendra diketahui memang memiliki banyak fans di sana. Pria kelahiran Pemalang juga mengakui kalau bermain di luar negeri dirinya bisa tampil lebih lepas.
Di China Open Super Series Premier 2015, Hendra bersama Ahsan saat ini sedang berjuang di babak kedua. Mereka akan bertemu pasangan tuan rumah Wang Yilv/Zhang Wen. Semoga keberuntungan Hendra berlanjut hingga meraih gelar juara.
Berikut INDOSPORT sajikan kenangan indah Hendra Setiawan di China:
1. Olimpiade Beijing 2008
Olimpiade Beijing 2008 tampaknya akan menjadi momen paling Indah Hendra Setiawan di China. Hendra yang ketika itu berpasangan dengan Markis Kido berhasil meraih medali emas satu-satunya kontingen Indonesia. Di final, Hendra/Kido mengalahkan jagoan tuan rumah Cai Yun/Fu Haifeng dengan pertandingan 3 set 12-21, 21-11, 21-16.
2. Asian Games Guangzhou 2010
Kejayaan Hendra Setiawan di China berlanjut empat tahun kemudian di Asian Games 2010. Masih berpasangan dengan Markis Kido, Hendra berhasil menyabet medali emas ganda putra. Hendra/Kido mampu mengalahkan pasangan Malaysia Koo Kien Keat/Taan Boon Heong di final dengan skor 16-21, 26-24, 21-19. Menariknya, sebelum gelar Asian Games 2010, Hendra terlebih dahulu menyabet gelar China Open Super Series di tahun 2006 dan 2007. Semuanya diraih Hendra di tempat yang sama yakni Tianhe Indoor Gymnasium, Guangzhou.
3. Kejuaraan Dunia 2013
Berpisah dengan Markis Kido, Keberuntungan Hendra di China khususnya di Tianhe Indoor Gymnasium ternyata berlanjut saat berpasangan dengan Mohammad Ahsan. Bermodal raihan prestasi sebelumnya yang pernah ia raih, pria berusia 32 tahun tersebut datang kembali untuk berjuang di kejuaran dunia 2013 saat itu.
Alhasil, Hendra/Ahsan yang menjadi keunggulan 6, berhasil menggondol medali emas ganda putra mengalahkan pasangan Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen 21-13, 23-21.