x

3 Pebulutangkis dengan Prestasi Fenomenal

Rabu, 18 November 2015 20:32 WIB
Penulis: Herry Ibrahim | Editor:

Peblutangkis yang dikatakan memiliki kemampuan luar biasa bahkan disebut sebagai pebulutangkis fenomenal dapat dilihat dengan berderetnya gelar yang mereka dapatkan. Tak hanya itu ia pun hadir menjadi satu-satunya pemain 'yang beda' di zamannya.

Indonesia sendiri selalu melahirkan pebulutangkis hebat. Mulai dari Rudy Hartono, peraih 8 gelar All Englad hingga si anak ajaib, Taufik Hidayat. Sedangkan China memiliki pemain dari 'planet lain', Lin Dan yang disebut sebagai tunggal putra terbaik abad ini.

Berikut deretan pebulutangkis yang dapat dikatakan fenomenal versi INDOSPORT.


1. Rudy Hartono


Pebulutangkis fenomenal pertama yang pernah ada adalah Rudy Hartono. Legenda Indonesia ini pemilik 8 gelar kejuaraan bergengsi, All England dan 4 gelar Thomas Cup. Karena pencapaiannya tersebut Rudy diabadikan dalam Guines Book Records pada tahun 1982.

Sebagai pebulutangkis, Rudy dikenal memiliki tipe permainan yang cepat dan kuat. Ia disebut sangat bisa menguasai lapangan permainan. Rudy tau betul kapan harus bermain reli atau cepat yang membuat para lawannya tak berkutik. Bahkan ketika memutuskan untuk berhenti dari bulutangkis, masih banyak orang lain menilai bahwa Rudy tetap bisa tampil sebagai seorang juara. Karena hal itu ia dijuluki Wonder Boy.

Rudy Hartono juga pernah dinobatkan sebagai salah satu Asian Heroes kategori Athletes&Explorers versi majalah Time.


2. Lin Dan

Tunggal asal Tiongkok Lin Dan, bisa dibilang salah satu pebulutangkis putra terbaik yang pernah ada dalam sejarah bulutangkis dunia. Sebagai pebulutangkis, Lin Dan disebut memiliki permainan yang komplit. Lin Dan kuat dalam menyerang dan bertahan, Smash nya tajam dan ia memiliki tipe bermain yang sulit untuk dipatahkan oleh lawan.

Prestasi yang didapat Lin Dan terbilang belum mampu bisa dicapai pebulutangkis lain termasuk Taufik Hidayat sekalipun. 2 medali emas Olimpiade, 2 medali emas Asian Games, 5 kali juara dunia, Thomas Cup dan Sudirman Cup, All England serta sederet gelar lainnya mampu ia raih. Karena pencapaiannya tersebut, suami dari Xie Ingfang ini dijuluki 'Super Dan' oleh pebulutangkis Denmark, Peter Gade.

Begitu hebatnya Lin Dan, ia berhasil menjadi juara dunia 2013 padahal sebelumnya ia memutuskan untuk absen dari hingar bingar bulutangkis dunia selama satu tahun setelah ia berhasil meraih emas Olimpiade keduanya tahun 2012. Saat itu, Lin Dan mendapat fasilitas wild card untuk tampil di kejuaraan dunia 2013 Guangzhou karena permintaan suporter China serta pamornya sebagai bintang. Pasalnya, tanpa adanya wild card, Lin Dan tidak akan bisa tampil karena rangkingnya merosot tajam akibat tidak bermain selama setahun. Luar biasanya, muncul kembali karena mendapat wild card dan harus berjuang dari babak kualifikasi, Lin Dan nyatanya mampu merangkak hingga final bahkan mengalahkan seterunya Lee Chong Wei. 

Berhasil meraih semua gelar bergengsi di bulutangkis, namun hingga kini belum ada tanda-tanda Lin Dan untuk menyatakan pensiun. Tampaknya Lin Dan berhasrat untuk meraih medali emas ketiga Olimpiade di Rio de Janeiro, Brazil 2016 mendatang.


3. Taufik Hidayat

Legenda bulutangkis Indonesia, Taufik Hidayat juga disebut sebagai pebulutangkis fenomenal. Bagaimana tidak, di usianya yang masih 17 tahun, Taufik bisa mencapai rangking 1 dunia dan tercatat sebagai pemain termuda yang mampu menembus babak final All England di usia yang sama pada tahun 1999. Karena presasinya tersebut taufik dijuluki si 'Anak Ajaib'.

Taufik merupakan generasi yang lahir pada era 90'an setelah era Joko Supriyanto, Alan Budikusuma, Ardi B. Wiranata. Sosok pemain muda yang luar biasa dan disegani ketika itu.

Dalam karirnya, Taufik merupakan tunggal putra pertama yang mampu mengawinkan gelar emas olimpiade 2004 dan emas kejuaraan dunia 2005. Ia juga pemilik 6 gelar Indonesia open dan 2 emas Asian Games 2002 dan 2006.

Lin DanTaufik HidayatRudy Hartono

Berita Terkini