7 Fakta Menarik Jelang Pertarungan Djokovic vs Federer
Djokovic ke partai pamungkas setelah membekuk Rafael Nadal dalam pertarungan dua set 6-3, dan 6-3. Sementara itu Federer sukses menaklukkan rekan senegara Stanislas Wawrinka juga dalam dua set, 7-5 dan 6-3.
Pertarungan ini merupakan partai ulangan di babak sebelumnya. Kedua petenis ini pernah bertemu di babak grup ATP World Tour pada Selasa (15/11). Saat itu Federer tampil sebagai pemenang sekaligus mengakhiri rekor tak terkalahkan Djokovic selama tiga tahun di lapangan indoor.
Jelang pertarungan kedua ini INDOSPORT mengangkat sejumlah fakta menarik lainnya.
1. Ulangan
Laga ini merupakan partai ulangan di babak grup. Keduanya merupakan pemain hebat sepanjang masa. Djokovic kini menduduki peringkat pertama dunia sementara Federer berada dua tingkat di bawahnya.
Pada pertemuan di babak grup ATP World Tour Federer menang 7-5 6-2 sekaligus mengakhiri rekor 23 kemenangan beruntun Djokovic musim.
2. Pertemuan kedelapan
Ini adalah pertemuan kedelapan mereka musim ini. Head to head untuk sementara Djokovic memimpin dengan skor 4-3.
Kedua petenis ini berhasil memenangkan 10 dari 12 gelar musim lalu. Federer meraih enam gelar sementara Djokovic kebagian empat gelar.
3. Final
Federer akan tampil di partai final ke-10 sementara Djokovic kelima. Djokovic sedang mencoba untuk menjadi pemain pertama yang memenangkan empat gelar dalam sejarah turnamen selama 46 tahun.
4. Kedua kali
Mereka bertemu di final untuk dua tahun secara berturut-turut dan ketiga dalam empat tahun terakhir di O2 Arena, London. Terakhir kali dua petenis saling bertemu secara beruntun ditorehkan oleh Ivan Lendl dan Boris Becker pada tahun 1985 dan 1986. Kedua pertemuan itu dimenangkan oleh Lendl.
5. Bila menang
Jika Federer memenangkan gelar ini maka ia akan mendapatkan 2.228 juta dollar dan 1.500 poin. Petenis asal Swiss itu akan meraih gelar Barclays ATP World Tour Finals ketujuh dan gelar ke-89 secara keseluruhan.
Sebaliknya bila Djokovic menang, ia akan mengantongi 2.061 juta dollar dan 1.300 poin untuk turnamen. Petenis Serbia mengincar gelar kelima dan gelar ke-59 secara keseluruhan.
6. Adu pelatih
Laga ini tak hanya merupakan pertemuan antara Djokovic dan Federer. Pelatih masing-masing pasangan itu, Boris Becker dan Stefan Edberg sudah pernah bertemu di lapangan sebanyak 35 kali.
7. Rebut rangking 2
Tersingkirnya Andy Murray membuat Federer bisa merebut kembali peringkat nomor dua dunia bila saja mampu memenangkan partai final. Jika Federer kalah, Murray akan tetap mempertahankan posisi kedua hingga akhir tahun sekaligus untuk pertama kali dalam karirnya.
Bahkan jika Federer memenangkan gelar, Murray masih bisa mengakhiri tahun 2015 sebagai petenis nomor dua dunia jika dia memenangkan dua partai di final Piala Davis (menambah 150 poin ranking) atau Inggris memenangkan gelar .