Deretan Rekor 'Ronaldo' dari Lapangan Tenis
Jika menyamakan seorang Ronaldo dengan petenis Serbia, Novak Djokovic mungkin tak terlalu berlebihan, pasalnya keduanya ialah atlet terbaik sejagat saat ini.
Novak Djokovic diawal tahun ini sudah sukses menyambet gelar pertamanya usai kalahkan Rafael Nadal di babak final Qatar Open 2016. Makin panjanglah raihan gelar Djokovic sejak berkarir di tenis profesional pada 2001 silam.
Apa saja rekor-rekor yang pernah ditorehkan petenis berusia 28 tahun ini? berikut deretan rekor Novak Djokovic si'Cristiano Ronaldo' dari lapangan tenis versi INDOSPORT:
1. 52 Minggu
Usai menangkan gelar Qatar Open 2016 pada Minggu dinihari tadi, Djokovic memperpanjang gelar yang ia raih dalam 52 minggu terakhir sepanjang karirnya pada 2015 hingga awal 2016 ini.
Djokovic kini mengantongi rekor laga, 85 kemenangan dan 5 kala selama 52 minggu terakhir karirnya. Selama 52 minggu itu juga, ia mampu tembus ke babak final sebanyak 16 kali.
2. Gelar ke 60
Raihan gelar Qatar Open 2016 membuat koleksi piala Novak Djokovic jadi genap 60 gelar. Gelar-gelar itu antara lain, Juara Australia Open 2008, 2011, 2012, 2013 dan 2015, Juara Us Open pada 2011 dan 2015, Juara Wimbledon pada 2011, 2014 dan 2015. Gelar itu semua baru di nomor tunggal putra.
Djokovic juga sukses antarkan Serbia untuk meraih gelar Piala Davis pada 2010 lalu. Sedangkan di ajang Hopman Cup, Djokovic mampu antarkan Serbia ke babak final sebanyak 2 kali yakni 2008 dan 2013.
3. Pria paling Berpengaruh
Pada 2011 lalu salah satu majalah ternama menobatkan Novak Djokovic sebagai salah satu sosok pria paling berpengaruh di dunia. Ia dianggap memiliki sisi karismatik yang sulit disaingi oleh petenis di angkatannya.
Tak heran jika kemudian banyak legenda tenis dunia menganggapnya sebagai petenis generasi emas yang ada saat ini bersama dengan Andy Murray, Roger Federer serta Rafael Nadal.
Karena sosok yang kharismatik ini sejumlah lembaga dunia mengajaknya kerjasama. Tidak hanya lembaga profit, lembaga sosial pun menggandeng Djokovic. Ia tercatat sebagai mitra dari Bank Dunia dalam program pengembangan potennis anak usia dini di negara berkembang. Sepanjang sejarahnya baru Djokovic, atlet tenis yang mendapat peran ini.