Menakar Peluang Indonesia di Babak Kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2016
Tim Thomas tergabung di grup C bersama Taiwan, Thailand dan Maladewa. Sementara Tim Uber akan mendapat tantangan sulit dari runner up Piala Uber tahun 2014 yakni Korea Selatan serta tim non unggulan Maladewa di grup C.
Dua tim teratas dari setiap grup akan lolos ke perempatfinal dan undian babak delapan besar akan dilakukan setelah babak grup berakhir. Empat tim semifinalis otomatis lolos ke turnamen utama..
Apakah Tim Thomas dan Uber akan mampu mendapat tiket perempatfinal selanjutnya lolos ke putaran final di Kunshan, Tiongkok pada 15-22 Mei mendatang? Berikut prediksi INDOSPORT.
1. Raksasa Tim Uber
Sebelum berbicara tentang peluang Tim Uber Indonesia, patut disebutkan bahwa tim favorit juara, Tim Uber China otomatis mendapat tempat di turnamen utama. Selain berstatus juara bertahan, China yang juga tampil di babak kualfikasi berpeluang besar lolos ke semifinal.
Lolosnya China ke semifinal akan membuka kesempatan bagi tim dengan rangking BWF tertinggi untuk mengisi satu jatah tersisa, sekalipun tim tersebut gagal masuk ke babak semifinal atau ada tim lain yang menepati posisi tertinggi di babak perempatfinal.
2. Peluang Tim Thomas China dan Jepang
China sebagai tuan rumah dan Jepang sebagai juara bertahan sudah dipastikan lolos meski keduanya bersikukuh tetap tampil di babak kualifikasi.
Seperti pada Piala Uber, bila China dan Jepang lolos ke semifinal, maka akan membuka kesempatan bagi dua tim dengan peringkat BWF tertinggi untuk mengisi jatah ke turnamen utama.
3. Peluang Tim Uber Indonesia
Berdasarkan penjelasan di bagian sebelumnya maka peluan Tim Uber Indonesia untuk lolos terbuka lebar. Meski Indonesia gagal ke babak semifinal, Maria Febe dan kolega berpeluang tampil di babak utama mengingat secara tim Indonesia berada di peringkat 6 untuk mengisi tempat Jepang atau Korea Selatan (rangking 2 dan 3) yang berpeluang besar lolos ke semifinal.
Terlepas dari hal di atas, Tim Uber Indonesia akan mendapat tantangan sengit di babak kualifikasi terutama dari Korea Selatan. Sementara itu menghadapi Maladewa besar peluang tak menemui hambatan berarti.
4. Peluang Tim Thomas Indonesia
Bila Tim Uber yang berada di peringkat enam berpeluang lolos, maka kans Tim Thomas Indonesia jauh lebih besar, mengingat Hendra Ahsan dan kawan-kawan kini berada di rangking tiga BWF.
Namun demikian pertandingan babak kualifikasi ini menjadi penting sebagai ajang pemanasan sebelum tampil di babak utama.
Terlepas dari hal di atas, meski menjadi salah satu unggulan, Indonesia tetap mewaspadai Taiwan dan Thailand yang memiliki kekuatan di sektor tunggal dan berpeluang menjadi kuda hitam.
5. Prediksi Formasi Tim Uber
Indonesia vs Korea Selatan
Tunggal putri 1: Maria Febe (rangking 21 dunia) vs Sung JiHyun (rangking 7 dunia)
Ganda putri: Greysia Polii/NItya K.Maheswari vs Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan (peluang Greysia/Nitya terbuka lebar. Secara peringkat Greysia/Nitya jauh lebih unggul dari sang lawan)
Tunggal putri 2: Lindaweni Fanetri (rangking 22 dunia) vs Bae Yeon Ju (rangking 13 dunia)
Ganda putri 2: Della/Roshyta vs Chang Ye Na/Lee So Hee
Tunggal putri 3: Hana Ramadhini (rangking 63 dunia) vs Kim Hyo Min (rangking 29 dunia)
Menghadapi Maladewa, Indonesia berpeluang besar menyapu bersih.
6. Prediksi Formasi Tim Thomas Indonesia
Indonesia vs Thailand
Tunggal 1: Tommy Sugiarto (rangking 10 dunia) vs Tanongsak Saensamboonsuk (rangking 37 dunia)
Ganda 1: Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan (rangking 2 dunia) vs Bodin Issara/Nipitphon Puangpuapech (rangking 33 dunia)
Tunggal 2: Anthony Ginting (rangking 34 dunia) vs Bonsak Ponsana (rangking 28 dunia)
Ganda 2: Angga Pratama/Ricky Karanda (rangking 10 dunia) vs Puacaranukroh Dechapol/Kedren Kittinupong (rangking 31 dunia)
Tunggal 3: Jonathan Christie (rangking 36 dunia) vs Khosit Phetpradab (rangking 99 dunia)
Indonesia vs Taiwan
Tunggal 1: Tommy Sugiarto (rangking 10 dunia) vs Chou Tien Chen (rangking 7 dunia)
Ganda 1: Mohamad Ahsan/Hendra Setiawan (rangking 2 dunia) vs Lee Sheng Mu/Tsai Chia Hsin (rangking 15 dunia)
Tunggal 2: Anthony Ginting (rangking 34 dunia) vs Hsu Jen Hao (rangking 24 dunia)
Ganda 2: Angga Pratama/Ricky Karanda (rangking 10 dunia) vs Lee Jhe Huei/Lee Yang (rangking 38 dunia)
Tunggal 3: Jonathan Christie (rangking 36 dunia) vs Wang Tzu Wei (rangking 54 dunia)
Menghadapi Maladewa, peluang Indonesia terbuka lebar untuk menyapu bersih semua partai.