Konsumsi Doping, Federasi Tenis Rusia Ingin Sharapova Tampil di Olimpiade
Petenis yang lima kali menjadi juara Grand Slam itu mengatakan bahwa dia gagal dalam tes doping di Australia Terbuka pada Januari lalu karena mengandung unsur meldonium, yang dia konsumsi karena masalah kesehatan.
Atas kasus tersebut Sharapova pun harus bersiap diri untuk menghadapi berbagai hukuman yang akan menjeratnya. Bahkan, belum lama ini dia telah kehilangan 70 juta USD atau lebih dari Rp912 miliar setelah pihak Nike memutus kontrak dengannya pasca terbukti menggunakan doping.
Maria Sharapova, saat memberikan pengakuan melalui pidato.
Walaupun Sharapova telah mengakui dan mengaku siap menerima konsekuensi, pihak Federasi Teni Rusia masih belum dapat mempercayainya. Tarpishchev justru mengharapkan mantan petenis satu dunia itu dapat tampil di Olimpiade.
"Saya pikir ini sebuah omong kosong," kata Tarpishchev, dalam wawancara dengan kantor berita TASS.
"Atlet menggunakan apa yang diberikan oleh fisioterapis dan oleh dokter. Saya pikir Sharapova akan bermain di Olimpiade, tapi bagaimanapun, kami akan perlu melihat perkembangannya," katanya.