x

Jelang Olimpiade, Icuk Semprot Satlak Prima Terkait Tommy Sugiarto

Sabtu, 23 Juli 2016 14:15 WIB
Editor:

Icuk menggambarkan jika kini Tommy harus berlatih dengan fasilitas seadanya setelah memutuskan untuk tak bergabung dengan Pelatnas Cipayung.

Namun menurut Icuk perlakuan diskrimnasi pada Tommy dengan alasan ia yang memutuskan untuk tak bergabung di Pelatnas PBSI ialah kesalahan.

“Tommy itu kan anak bangsa mau di dalam atau di luar Pelatnas nama Tommy pasti masuk dalam nama 28 atlet yang turun di Olimpiade dan pasti tersedia anggaran untuk dia. Saat hak itu tak diberikan pada Tommy, berarti mereka tidak amanah karena yang tercantum dalam itu nama 28 atlet dan di dalamnya ada nama Tommy,” ujar Icuk saat dihubungi INDOSPORT.

Tommy memang harus berlatih dengan fasilitas seadanya. Satu-satunya wakil Indonesia di Olimpiade untuk kategori tunggal putra itu kini berlatih di pusat latihan milik Icuk Sugiarto di kawasan Sukabumi.

“Untuk fasilitas kita sudah memikikirkan dengan segala konsekuensi, harusnya Tommy bisa menjadi cambuk buat anak anak  pelatnas yang di dalam. Tommy bisa berprestasi walau di luar, anak-anak yang dapat fasilitas penuh itu harus ditegur karena prestasinya harusnya lebih baik dari Tommy,” tambah Icuk.

Sebagai seorang ayah, Icuk mengaku tak tega melihat putranya yang mempersiapkan diri untuk ajang bergengsi setingkat Olimpiade justru didzolimi.

Pria kelahiran 4 Oktober 1962 itu berjanji akan terus berjuang agar sang putra mendapatkan haknya dalam bentuk dana maupun fasilitas sebagai wakil Indonesia di Olimpiade.

“Saya sudah kirim surat kepada Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima), namun jawaban mereka hanya kami akan pelajari apakah dana untuk Tommy ada atau tidak, ini kan aneh, lantas ke mana larinya hak Tomy,” tambah Icuk.

Tommy SugiartoOlimpiadeIcuk SugiartoOlimpiade 2016Olimpiade Rio de Janeiro

Berita Terkini