Tak Lagi Muda, Ma Jin Putuskan Pensiun
Ma Jin secara mengejutkan menyatakan pensiun dari dunia bulutangkis. Padahal usai tampil di nomor ganda campuran pada Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil, Agustus lalu, pemain 28 tahun itu menyatakan akan bermain hingga 2020 mendatang.
"Saya selalu memasang target tinggi pada diri sendiri untuk selalu tampil bagus, karena saya sadar saya akan menjadi panutan bagi para pemain yang lebih muda, dan itu adalah tanggung jawab yang besar," kata Ma Jin.
Namun demikian, lanjut Ma Jin, usianya yang sudah 28 tahun membuatnya tak bisa berlatih sekeras dulu untuk mencapai target yang ditetapkan. Karenanya, ketimbang memberi hasil yang tak maksimal, pemain peringkat enam dunia di nomor ganda campuran ini, menganggap pensiun sebagai keputusan yang benar.
"Sudah waktunya bagi saya memberi kesempatan pada para pemain muda untuk bermain di turnamen dengan level yang lebih tinggi. Ini waktunya bagi saya untuk mundur dan memutuskan pensiun dari timnas," tutur Ma Jin.
Ma Jin saat tampil di ajang Indonesia Open bersama Xu Chen.
Menyusul keputusan ini, Ma Jin pun mengucapkan salah perpisahan pada para fansnya di sosial media. Ia mengatakan, setelah bermain selama 11 tahun bersama timnas, inilah saatnya untuk pergi.
"Saya merasa sangat diberkati selama itu. Terimakasih pada para fans yang telah memberikan dukungan pada saya selama bertahun-tahun," katanya.
Ma Jin saat tampil di ajang Indonesia Open bersama Xu Chen.
Selama kariernya, Ma Jin telah meraih berbagai gelar bergengsi. Bersama Zheng Bo, ia meraih gelar juara pada Kejuaraan Dunia 2010 di nomor ganda campuran. Sementara di nomor ganda putri, bersama Wang Xiaoli, ia meraih medali perak.
Bersama Xu Chen, Ma Jin juga meraih medali perak saat tampil di nomor ganda campuran pada Olimpiade 2012 di London, Inggris. Ia juga memberi kontribusi saat China memenangkan gelar juara Sudirman Cup pada 2009, 2011, 2013, dan 2015. Ia juga turut membantu China memenangkan gelar juara Piala Uber di tahun 2010 lalu.