Kandaskan Wakil Jepang, Djokovic Siap Rebut Kembali Gelar dari Murray
Hanya dalam waktu satu jam lebih, Djokovic sukses menyelesaikan pertandingan semifinal ATP Tour Final 2016 melawan Nishikori di O2 Arena, Inggris. Tidak tanggung-tanggung, lewat dua set langsung, petenis asal Serbia itu unggul dengan skor 6-1 dan 6-1.
Ditemui pasca pertandingan, Djokovic menyebut dirinya cukup beruntung bisa menang mudah atas Nishikori. Pasalnya, Djokovic menyebut wakil Jepang itu tidak dalam performa terbaiknya.
Nishikori tidak mampu mengimbangi permainan Djokovic.
"Saya beberapa kali sukses melakukan eksekusi pukulan sesuai dengan apa yang saya rencanakan. Itu sangat membantu saat Anda melawan pemain top. Kei sudah jelas dalam kondisi kelelahan dan tidak dalam permainan terbaiknya," ujarnya seperti dilansir Dailymail.
Kemenangan atas Nishikori itu secara otomatis menghantarkan langkah Djokovic ke partai final ATP Tour 2016. Ia pun sudah ditunggu rivalnya asal Inggris, Andy Murray yang mengalahkan Milos Raonic dengan skor 5-7 7-6 (7-5) 7-6 (11-9).
Pertemuan keduanya di final kali ini pun memiliki arti berbeda. Pasalnya, pemenang dalam laga ini, nantinya akan berstatus petenis nomor satu dunia.
Djokovic menantang Murray di final ATP Tour Final 2016.
Seperti diketahui, Murray sendiri baru saja merebut gelar petenis nomor satu dunia dari tangan Djokovic usai menjuarai Paris Masters 2016.
"Hal seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya. Saya merasa terhormat bisa menjadi bagian dari sebuah sejarah. Laga ini juga akan menjadi pertandingan terbesar yang pernah kami berdua lakoni," ungkap Djokovic.