Bukan Lagi Raja Tenis Dunia, Djokovic 'Putus' dengan Pelatihnya
Djokovic kalah di ATP Final 2016 melawan petenis asal Inggris tersebut, hingga harus rela melepaskan posisi nomor satu dunia yang sudah diraihnya sejak 4 Juli 2011.
Posisi petenis yang kerap disapa The joker itu kini ada di urutan dua, meski ia telah memenangi US Open, Australian Open, dan French Open, namun Murray bermain lebih konsisten tahun ini.
Djokovic pun mencoba tantangan baru dan berpisah dengan pelatih yang sudah bersamanya selama tiga tahun, Boris Becker. Tidak jelas alasan Djokovic berpisah dengan pria asal Jerman itu, namun, disinyalir Djokovic tidak puas setelah gagal mempertahankan posisinya sebagai petenis nomor satu dunia.
Djokovic mengumumkan perpisahannya dengan Becker melalui akun Facebook, dan ia mengucapkan terima kasih kepadanya yang telah berkomitmen menjadikannya petenis terbaik dunia selama lima tahun terakhir.
"Setelah tiga tahun terakhir yang sangat sukses, Boris Becker dan saya sama-sama sepakat memutuskan mengakhiri kerja sama. Tujuan yang kami canangkan ketika kami bekerja bersama telah sepenuhnya terselesaikan, dan saya ingin mengucapkan terima kasih atas kerja tim, kooperasi, dedikasi dan komitmennya," papar Djokovic.
"Di sisi lainnya, rencana profesional saya sekarang terfokus langsung untuk menjaga level bermain yang bagus, dan juga mengagendakan jadwal yang bagus, tujuan baru untuk musim baru. Dalam hal ini, saya akan segera memberi keputusan untuk masa depan (pelatih baru)," urainya.