Soerjadi, Mantan Ketum PBSI yang Bawa Bulutangkis Indonesia Jaya, Tutup Usia
Letnan Jenderal TNI (Purn) Soerjadi, meninggal di usianya yang ke-74 setelah penyakit jantung menggerogoti kesehatannya. Ia menghembuskan napas terakhirnya di kediaman di Jl. Al Iklhas No.21 Bambu Apus, Cipayung, Jakarta, sekitar pukul 12.30 WIB.
Jenazah Soerjadi rencananya akan dimakamkan pada Kamis (08/12/16) besok. Jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka sekitar pukul 09.00 WIB menuju Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta.
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyampaikan belasungkawa melalui akun twitter resmi mereka.
Di era kepemimpinannya, Soerjadi berhasil membawa bulutangkis Indonesi ke puncak kejayaan. Tim Merah putih mengawinkan Piala Thomas dan Uber pada 1994 dan 1996. Selain itu, tradisi emas Indonesia di ajang olimpiade dapat terjaga dengan emas yang diraih Ricky Soebagdja/Rexy Mainaky pada Olimpiade 1996.
Indonesia juga meraih gelar juara di ajang Kejuaraan Dunia di Birmingham, Inggris tahun 1993 melalui Joko Suprianto, Susy Susanti dan Ricky Soebagdja/Gunawan.
Pada 1995, giliran tunggal putra Hariyanto Arbi dan ganda putra Ricky/Rexy Mainaky meraih gelar Juara Dunia.
Di ajang bergengsi lainnya, All England, atlet-atlet bulu tangkis Indonesia begitu mendominasi gelar. Susy Susanti berhasil menjadi juara All England tahun 1993 dan 1994. Hariyanto Arbi juara pada tahun 1993 dan 1994, serta Ricky/Rexy juara tahun 1995 dan 1996.