Lewati Pasangan Senior, Berry/Hardi Tantang Wakil Jepang di Perempatfinal
Berry Angriawan/Hardianto sukses menghadang pasangan senior yang merupakan unggulan kelima, Hendra Setiawan/Tan Boon Heong (Indonesia/Malaysia) setelah berjuang keras di tiga game dengan skor 15-21, 21-17, dan 24-22.
Berry/Hardi sempat tertinggal lebih dulu di set pertama. Dijelaskan Berry, ia dan Hardi sebetulnya telah menerapkan pola permainan yang benar dalam menghadapi Hendra/Tan. Sayangnya, pola permainan tersebut tak bisa mereka pertahankan dengan konsisten, sehingga Berry/Hardi seringkali kalah cepat dan banyak diserang oleh dua pemain senior tersebut.
Berry/Hardi mengalahkan Hendra/Tan di babak 16 besar.
“Di game pertama sudah benar mainnya, pengembalian pertama kedua sudah tahu dan nyambung pokoknya. Tetapi, setelahnya kami keduluan terus, keserang terus. Game ketiga kami coba adu drive, soalnya stamina Tan kelihatan menurun, jadi kami kuat-kuatan saja,” jelas Berry yang dijumpai di Nimibutr Stadium seperti dikutip rilis yang diterima INDOSPORT.
“Saat melawan senior sebetulnya lebih lepas, kami ingin membuktikan kalau kami bisa mengalahkan pasangan senior,” tambah Hardi.
Ditambahkan Berry/Hardi, pasangan senior ini sebetulnya cukup berbahaya, apalagi secara individu kualitas permainan mereka sudah tidak diragukan lagi. Namun, rotasi permainan Hendra/Tan masih menjadi titik lemah pasangan ini, maklum saja, Hendra/Tan baru saja berpasangan di awal tahun 2017.
“Perbedaannya Hendra/Tan dan Hendra/(Mohammad) Ahsan sih mungkin di rotasinya. kalau Hendra/Ahsan sudah sering latihan dan sama-sama tahu porsi masing-masing. Tapi. untuk Hendra/Tan mungkin karena belum sering latihan bersama, jadi rotasinya agak kagok,” kata Berry.
Saat pertandingan berlangsung, Berry tampak berbisik kepada Hardi sebelum melakukan servis. Hal itu jelas menimbulkan tanda tanya, pa yang disampaikan Berry kepada rekannya tersebut?
“Waktu itu saya bilang kalau kami jangan mikir lain-lain dulu, fokus saja. Habis servis Hardi jaga depan, saya jaga belakang, siap terus, kakinya bergerak terus, jadi saling mengingatkan biar nggak lupa,” beber Berry.
Di babak perempat final, Berry/Hardi akan berhadapan dengan Hiroki Okamura/Masayuki Onodera. Pasangan asal Jepang ini melaju ke babak perempat final hanya dengan kemenangan satu game saja setelah lawan mereka, Hoon Thien How/Teo Kok Siang (Malaysia), mundur di game kedua dengan skor akhir 21-15, 0-0.
“Pasangan Jepang ini biasanya banyak memberi pukulan-pukulan memanjang ke belakang, kami harus mewaspadai hal ini,” pungkas Hardi.