Gagal Raih Puncak Klasemen, Ini Komentar Klub Jepang
Bermain di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Hokuto Bank sempat memimpin lebih dulu dengan skor 2-0. Hasil itu didapat lewat kemenangan Saena Kawakami atas Hanna Ramadini dengan skor 21-17, 15-21, dan 21-18, serta pasangan ganda putri Matsutomo Mayu/Nagahara Wakana atas Nisak Puji Lestari/Tiara Rosalia Nuraidah dengan skor 21-13 dan 21-12.
Tertinggal dua angka, tim Mutiara Cardinal Bandung pun bangkit lewat kemenangan Gregoria Mariska yang mengalahkan Nagata Rei, 21-11, 21-16. Mutiara menyamakan kedudukan dengan merebut partai keempat lewat pasangan Suci Rizki Andini/Yulfira Barkah yang mengalahkan Uratani Natsumi/Murayama Yumi dengan skor 21-17, 21-15.
Pada game penentuan, Mutiara akhirnya sukses berbalik unggul sekaligus memenangkan pertandingan, lewat kemenangan Hera Desi Ana Rachmawati yang menang straight set dengan skor 21-10 dan 22-20.
Tim putri Hokuto Bank.
Ditemui pasca pertandingan, pelatih Hokuto Bank, Sho Sasaki menyebut pihaknya jelas merasa kecewa karena kalah dari Mutiara Cardinal, yang membuat target mereka menjadi juara grup gagal.
“Kami kecewa dengan kekalahan 2-3, tetapi besok kami akan tetap semangat untuk bertanding di semifinal,” kata pria yang merupakan mantan pemain tunggal putra Jepang itu seperti dikutip dari rilis yang diterima INDOSPORT.
Di semifinal, Hokuto Bank akan berhadapan dengan tim Berkat Abadi. Sementara partai semifinal lainnya mempertemukan tim Mutiara Cardinal Bandung dan Tjakrindo Masters.
“Untuk pertandingan semifinal besok, tidak ada persiapan khusus, kami mengandalkan kerjasama tim. Kami berharap penampilan kami di semifinal lebih baik dari hari ini,” ungkap Sho.
“Kami akan mencari tahu kekuatan lawan, informasi ini bakal kami manfaatkan untuk mengatur strategi di lapangan,” pungkasnya.