Hal Ini Bikin Ganda Putri Indonesia Timpang di Piala Sudirman
Ganda putri Indonesia dinilai timpang saat memperkuat tim Piala Sudirman 2017. Hal ini disebabkan kondisi Nitya Krishinda Maheswari yang masih belum fit pasca menjalani operasi lutut kanan, pada Desember 2016 lalu.
Cedera kambuhan ini kembali kumat usai Nitya, bersama pasangannya Greysia Polii, tampil dalam pertandingan berdurasi 161 menit di semifinal Badminton Asia Championships 2016 lalu.
"Cedera Nitya memang membuat ganda putri menurun," kata Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Susy Susanti.
Meski demikian, tim pelatih telah menyiapkan para pemain lain yang dapat dipasangkan dengan Greysia. Mereka adalah Rosyita Eka Putri Sari, Anggia Shitta Awanda, Apriani Rahayu, dan Della Destiara Haris.
Greysia pun mengakui bahwa tim pelatih membangun fleksibilitas para pemain, agar dapat dipasangkan dengan siapa pun, sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, Greysia tetap yakin dapat memberikan yang terbaik meski dengan siapa pun ia dipasangkan nantinya.
"Tidak berpasangan dengan Nitya, memang jadi ada ketimpangan, tapi tidak mengurangi rasa pede kami sebagai tim, karena mau gak mau, suka gak suka, kita harus turun," kata Greysia.
Ia pun mengaku persoalan kekompakan pada pasangan baru pemain ganda, sudah teratasi. Apalagi dirinya pun telah kerap berlatih tanding dengan para pemain lain yang mungkin akan menjadi pasangannya.
"kita sudah kompak banget. Dipasangkan dengan siapa pun sama saja, karena masing-masing punya kekuatan dan kelemahan masing-masing," kata Greysia menjelaskan.
Penulis: Gema Trisna Yudha