Kritik Salah Alamat Netizen Indonesia ke Aktor Inggris Jadi Sorotan Media Asing
INDOSPORT.COM - Kritik salah alamat dari warganet Indonesia ke aktor sekaligus komedian asal Inggris yakni Stephen Fry menjadi sorotan dari media asing.
Warganet Indonesia diketahui awalnya mengira bahwa aktor Stephen Fry merupakan salah satu service judge di kompetisi All England 2021, yang menimbulkan konflik menggegerkan untuk tim bulutangkis Tanah Air.
Kompetisi All England 2021 sukses memancing amarah para pecinta bulutangkis Indonesia, setelah tim Tanah Air dipaksa mundur akibat berada dalam satu pesawat dengan penumpang yang didiagnosa positif Covid-19.
Setelah insiden itu, para warganet Indonesia pun ramai-ramai menuliskan komentar pedas di halaman Instagram dari aktor Inggris, Stephen Fry, karena mengira bahwa dirinya merupakan service judge di pertandingan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan di saat berhadapan dengan Ben Lane/Sean Vendy di babak pertama All England 2021.
"Jangan menyulut kemarahan orang Indonesia, kamu hakim yang tidak adil," kata salah seorang warganet yang disorot media France24.
Namun tak lama berselang, sebuah akun fan-page badminton Indonesia yang salah memberi info bahwa Stephen Fry yang menjadi service judge di laga itu, langsung mengonfirmasi, bahwa sebenarnya yang menjadi service judge adalah Alan Crow.
1. Warganet Indonesia Sampaikan Maaf ke Stephen Fry
Kemudian pada hari Jumat Jumat (26/03/21), beragam komentar pedas tersebut tenggelam oleh berbagai komentar permintaan maaf dari para netizen yang menyadari kesalahannya.
“Mohon maaf kalau kamu di-spam oleh fans Indonesia,” ucap salah seorang dari akun grup penggemar Instagram.
“Orang-orang itu tidak memikirkan semuanya. Dan, mereka tidak mewakili Indonesia. "
Stephen Fry sendiri merupakan akto sekaligus komedian yang cukup dikenal di Negeri Ratu Elizabeth. Dia dinominasikan untuk Golden Globe karena memerankan Oscar Wilde dalam film Wilde 1997.
Dia juga pernah bermain dalam film "Sherlock Holmes: A Game of Shadows" (2011) dan trilogi "The Hobbit”.
Fry juga seorang penulis yang sukses dengan salah satu bukunya "Troy: The Siege of Troy Retold,” dianggap fenomenal di pasaran.