x

Media China Soroti Dukungan Proposal PBSI Soal Perubahan Sistem Skor

Minggu, 2 Mei 2021 02:00 WIB
Penulis: Shella Aisiyah Diva | Editor: Coro Mountana
Media China menyoroti dukungan yang diberikan oleh dua asosiasi dari negara lain ke PBSI perihal proposal perubahan sistem skor ke BWF.

INDOSPORT.COM - Media China menyoroti dukungan yang diberikan oleh dua asosiasi dari negara lain ke PBSI perihal proposal perubahan sistem skor ke Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).

PBSI bersama Federasi Bulutangkis Maladewa yang disetujudi Federasi Bulutangkis Asia mengajukan proposal perubahan sistem skor 11 x 5 di Rapat Umum Tahunan yang akan diselenggarakan 22 Mei 2021.

Baca Juga
Baca Juga

Presiden BWF, Poul-Erik Hoyer Larsen, dalam pesannya di buletin BWF edisi April, Shuttle World, yang diterbitkan Rabu (28/04/21), mengklaim dukungan dari Asosiasi Bulutangkis Chinese Taipei dan Asosiasi Bulutangkis Korea memberikan dukungannya kepada PBSI dan Asosiasi Bulutangkis Maladewa.

“Usulan Indonesia dan Maladewa telah didukung oleh Badminton Asia, Asosiasi Badminton Korea, dan Asosiasi Badminton Chinese Taipei, untuk mengubah aturan sistem skor,” tulis Hoyer, dikutip dari The Star yang disoroti media China, Aiyuke.

“Ini merupakan sesuatu yang telah saya kerjakan dengan hari-hari dan merupakan bagian dari visi saya untuk membuat bulutangkis lebih menarik karena kami ingin meningkakan nilai hiburan bagi para pemangku kepentingan dan penggemar,” katanya menambahkan.

Baca Juga
Baca Juga

Pada 2018  wacana perubahan sistem skor pernah dibahas, tetapi dari 252 suara yang masuk, 129 mendukung perubahan sistem skor. Tetapi untuk bisa diberlakukan harus 2/3 yang setuju, dan akhirnya karena mayoritas tidak banyak yang mendukung, sistem perubahan skor pun ditunda.

“Kami mengakui waktunya tidak tepat saat itu, tapi saya senang melihat ini para anggota memberikan dukungan kepada ide ini sekali lagi," lanjutnya.


1. Soal Perubahan Sistem Skor

Media China menyoroti dukungan yang diberikan oleh dua asosiasi dari negara lain ke PBSI perihal proposal perubahan sistem skor ke Federasi Bulutangkis Dunia (BWF).

Media China menyoroti jika proposal pengajuan perubahan sistem skor dari PBSI dan Asosasi Bulutangkis Maladewa disetujui maka sistem itu akan diperkenalkan setelah Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020.

“Perlu diperhatikan bahwa ini hanya diusulkan untuk diperkenalkan setelah Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020, dan saya yakin sekarang adalah waktu yang lebih baik untuk melakukan perubahan," tukasnya.

Kembali pada 2018, Indonesia kala itu menolak perubahan skor karena BWF hanya mengujicobakan tiga empat kali di turnamen kecil dan lalu ingin langsung diterapkan.

Padahal saat itu kualifikasi Olimpiade 2020 akan dimulai. Bila menggunakan format baru, para pemain tidak punya banyak waktu untuk beradaptasi.

Kemudian, Badminton China sempat mengujicobakan sistem skor 5x11 ini di kejuaraan nasional mereka yang digelar November 2020 dan statistiknya cukup baik.

Hal ini mendorong PBSI untuk mengkaji ulang dampak sistem skor 5x11, dan meyakini bahwa sistem ini bisa membawa dampak positif bagi kemajuan olahraga tepok bulu.

BWFChinaPBSIBulutangkisBerita OlahragaBerita SportBerita Bulutangkis

Berita Terkini