x

Eks Rival Hendra Setiawan Bocorkan Pola Pikir yang Membawanya Juara Olimpiade

Selasa, 21 September 2021 22:03 WIB
Penulis: Maria Valentine | Editor: Isman Fadil
Cai Yun/Fu Haifeng, Hendra Setiawan/Markis Kido, dan Hwang Jiman/Lee Jaejin di podium Olimpiade 2008.

INDOSPORT.COM – Cai Yun dan Fu Haifeng menjadi salah satu ganda putra paling sukses dalam sejarah bulutangkis. Pasangan asal China ini memenangi Olimpiade London 2012, empat Kejuaraan Dunia, dan puluhan gelar turnamen bergengsi lainnya.

Pada 2021 ini, keduanya pun menerima kehormatan dari BWF dengan masuk dalam Hall of Fame berkat pencapaian gemilang mereka.

Baca Juga
Baca Juga

Cai Yun dan Fu Haifeng sanggup bersinar di eranya, meski harus bersaing ketat dengan ganda putra brilian lainnya seperti Markis Kido/Hendra Setiawan hingga Lee Yong-dae/Jung Jae-Sung.

Dalam sebuah wawancara bersama CGTN baru-baru ini, Cai Yun membeberkan sebuah cerita menarik yang membuatnya memiliki pola pikir seorang juara.

“Sebenarnya kadang-kadang hal kecil yang membuat kita menyadari bahwa pertandingan bukanlah tentang diri sendiri,” bukanya.

“Saat saya berlatih di Qingdao untuk Olimpiade London, saya hendak menggosok gigi di depan cermin. Tiba-tiba cerminnya pecah dan potongan kacanya jatuh hingga mengenai saya.”

Saat itu ia terkena pecahan kaca di seluruh badan karena dalam keadaan tak memakai baju karena hendak langsung tidur. Ia lantas menelepon sang pengawas.

“Langsung saja sekitar 12 orang pelatih dan manajer datang ke kamar saya. Di momen itu saya lupa untuk merasa takut, malah saya terkejut melihat banyak orang muncul,” katanya lagi.

Baca Juga
Baca Juga

“Itu bukan cedera yang serius. Hidup saya tak dalam bahaya, cuma ada lecet di beberapa tempat. Tapi kami melihat seluruh staf membantu kami recovery setiap harinya.”


1. Rasa Tanggung Jawab Sebagai Atlet

Cai Yun, mantan pemain bulutangkis China.

Peristiwa itu pun menancapkan pemikiran bahwa apa yang ia lakukan tak hanya tentang dirinya sendiri.

“Dan saya menyadari bahwa pertandingan menjadi perhatian tak hanya diri sendiri. Jadi saya rasa itulah yang mendorong saya untuk memenangi kejuaraan. Intinya adalah soal tanggung jawab.”

“Ini mungkin terdengar klise untuk sebagian orang, tapi kita butuh rasa tanggung jawab untuk membawa kita ke garis finish,” tukasnya.

Cerita itu pun berakhir dengan manis. Cai Yun bersama Fu Haifeng membawa pulang medali emas Olimpiade London 2012 setelah hanya menjadi runner up di edisi sebelumnya.

Hingga kini pun, Cai Yun masih giat mempromosikan bulutangkis ke kalangan muda di China. Ia bahkan mendirikan pusat latihan bulutangkisnya sendiri dan kerap memberikan bimbingan baik tentang hal-hal di dalam maupun luar lapangan.

Lu Kai/Cai YunOlimpiade London 2012BulutangkisBerita BulutangkisCai YunCai Yun/Fu Haifeng

Berita Terkini