x

PBSI Tak Menyesal? 3 Eks Pelatih Indonesia Ini Makin Gacor Saat Hijrah ke Negeri Orang

Sabtu, 24 Juni 2023 21:05 WIB
Penulis: Serly Putri Jumbadi | Editor: Indra Citra Sena
Tiga mantan pelatih bulutangkis Indonesia, termasuk Nova Widianto hingga Chafidz Yusuf, yang gacor saat melatih di negara orang usai angkat kaki dari PBSI.

INDOSPORT.COM – Tiga mantan pelatih bulutangkis Indonesia, termasuk Nova Widianto hingga Chafidz Yusuf, yang makin gacor saat melatih di negara orang usai angkat kaki dari Pelatnas PBSI.

Pelatih, tentu menjadi sosok penting keberhasilan pebulutangkis meraih prestasi terbaik di turnamen bulutangkis dan masuk ke jajaran top ranking BWF.

Beberapa pelatih bulutangkis PBSI yang tersohor karena prestasinya adalah Herry Iman Piengardi yang mengampu ganda putra hingga Richard Mainaky yang pernah menjadi pelatih ganda campuran.

Namun, ada beberapa pelatih yang kariernya malah main bersinar di negara lain daripada di Indonesia setelah angkat kaki dari Pelatnas PBSI.

Berikut ini tim INDOSPORT mencoba untuk merangkum beberapa nama mantan pelatih PBSI yang tampil gacor saat mengampu tim bulutangkis negara lain.

Baca Juga

Mereka adalah Nova Widianto yang mengampu tim Malaysia, Chafidz Yusuf menangani tim Filipina serta Flandy Limpele yang saat ini hijrah ke Hong Kong.

1. Nova Widianto

Mantan pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto, memutuskan untuk hengkang dari PBSI pada akhir Desember lalu.

Baca Juga

Tak mengungkapkan secara jelas alasannya angkat kaki dari Pelatnas Cipayung, Nova Widianto bergabung dengan Asosiasi Bulutangkis Malaysia (BAM) pada Januari 2023.

Kiprahnya bersama tim Malaysia bisa dibilang gemilang. Nova yang mengampu ganda campuran itu sukses membawa pasangan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei merangkak ke top 20 di ranking BWF.

Tak hanya itu, Nova Widianto juga sukses mengantarkan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei menjuarai turnamen BWF World Tour di Orleans Masters 2023 untuk pertama kalinya.

Baca Juga

1. 2. Chafidz Yusuf

Mantan asisten pelatih ganda putri Indonesia, Chafidz Yusuf.

Jauh sebelum Nova Widianto hengkang, Chafidz Yusuf yang merupakan mantan asisten pelatih ganda putri PBSI ini terlebih dahulu angkat kaki dari Pelatnas Cipayung pada awal 2022.

Sebelum menjadi asisten ganda putri PBSI, Chafidz pernah menaungi sektor ganda putra pada periode tahun 2003 hingga 2006.

Selain itu, pelatih yang sering disapa Masmu ini juga menjadi sosok penting yang memasangkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto hingga Kevin Sanjaya/Marcus Gideon.

Prestasinya tentu tidak main-main kala masih berstatus sebagai pelatih di PBSI. Ganda putra racikannya tersebut berhasil merajai ranking BWF yakni di peringkat satu dunia.

Sementara ketika menjadi asisten pelatih di sektor ganda putri, Chafidz Yusuf turut ambil bagian dari kesuksesan Greysia Polii/Apriyani Rahayu menyabet medali emas Olimpiade Tokyo 2020.

Baca Juga

Usai kariernya sebagai pelatih di PBSI telah terhenti, Chafidz resmi bergabung dengan Asosiasi Bulutangkis Filipina dan mengampu sektor ganda.

Berkat tangan dingin Chafidz Yusuf, tim putri Filipina berhasil mencatatkan tinta emas di SEA Games 2023 yakni berhasil mengalahkan Malaysia di babak perempat final nomor beregu.

Baca Juga

Selain itu, mantan rekan Nova Widianto di PBSI itu juga berhasil membawa ganda putra Filipina, Christian Bernardo/Alvin Morada tampil gemilang di turnamen bulutangkis.

Chafidz Yusuf sendiri berhasil mengorbitkan Christian Bernardo/Alvin Morada ke turnamen BWF World Tour yakni di Taipei Open 2023 dan sukses mencapai babak 16 besar.

Berkat kegigihan mantan pelatih PBSI itu, ganda putra Filipina tersebut tampil cukup baik di Kejuaraan Bulutangkis Asia meski langkahnya terhenti di babak 32 besar dari wakil China, Liu Yuchen/Ou Xuanyi.

Baca Juga

2. 3. Flandy Limpele

Legenda bulutangkis Indonesia Flandy Limpele yang kini jadi pelatih di Hong Kong.

Selain Nova Widianto dan Chafidz Yusuf yang semakin bersinar usia hengkang dari PBSI, mantan pelatih ganda campuran pratama yakni Flandy Limpele juga terlihat makin bersinar usai menjadi pelatih di Hong Kong.

Sekadar informasi, mantan pelatih ganda campuran pratama yakni Flandy Limpele resmi hengkang dari Pelatnas PBSI pada awal Maret 2023 lalu.

Usai memutuskan hengkang dari PBSI, Flandy Limpele didapuk menjadi kepala pelatih sektor ganda di pelatnas bulutangkis di Hong Kong.

Ya, selama masih di PBSI, Flandy sendiri berhasil mengorbitkan ganda muda Jafar Hidayatullah/Aisyah Salsabila Putri Pranata tampil mengejutkan di Indonesia Masters 2023 usai mengalahkan unggulan asal Malaysia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing.

Maka dari itu, bukan hal yang mengejutkan jika menilik rekam jejak positif Flandy ia langsung membuat kepincut tim bulutangkis Hong Kong untuk merekrutnya.

Meski belum mampu mempersembahkan gelar juara untuk tim Hong Kong, Flandy Limpele berhasil membawa ganda campuran, Tang Chun Man/Tse Ying Tsuet melaju ke semifinal Indonesia Open.

Hasil ini menjadi yang terbaik bagi Tang/Tse yang selalu terhenti di babak-babak awal di sepanjang turnamen bulutangkis musim 2023.

Sementara itu, di semifinal Indonesia Open sendiri, anak asuhan Flandy Limpele itu terhenti dari wakil Jepang, Yuta Watanabe/Arisa Higashino dengan skor 20-22, 21-11, 16-21.

PBSIFlandy LimpeleNova WidiantoIn Depth SportsChafidz YusufBulutangkisIndepth

Berita Terkini