x

Operasi Senyap Aaron Chia/Soh Wooi Yik Kudeta WR1, Fajar/Rian Harus Waspada!

Minggu, 5 November 2023 13:15 WIB
Penulis: Ade Gusti | Editor: Prio Hari Kristanto
Pasangan bulutangkis Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, menerapkan ‘operasi senyap’ dalam ambisi mengudeta peringkat 1 di ranking BWF di sektor ganda putra. (Foto: Humas PP PBSI)

INDOSPORT.COM - Pasangan bulutangkis Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, menerapkan operasi senyap dalam ambisi mengudeta peringkat 1 di ranking BWF di sektor ganda putra.

Operasi senyap yang dimaksud adalah Aaron Chia/Soh Wooi Yik tidak mau menggebu-nggebu mengejar ambisi itu agar tidak mengganggu performa mereka di turnamen BWF World Tour.

Baca Juga

“Menjadi peringkat 1 dunia juga merupakan salah satu target yang ingin kami capai, tetapi kami tidak ingin membuat kami tertekan untuk mengejarnya,” kata Aaron dilansir dari The Star.

Aaron Chia/Soh Wooi Yik mengalami peningkatan performa dalam beberapa pekan terakhir. Meski gagal mempertahankan gelar juara dunia setelah jadi runner-up di China Open dan Asian Games.

Puncaknya, Aaron/Soh berhasil meraih gelar BWF World Tour pertama dalam karier mereka di ajang Denmark Open 2023 di Odense pada Oktober lalu.

Gelar tersebut membuat Aaron/Soh kembali ke peringkat 2 dunia sejak terakhir kali pada Februari 2023, sekaligus membayagi Liang Wei Keng/Wang Chang yang jadi world rank 1.

Baca Juga

Ini sekaligus menggagalkan kesempatan ganda Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mengudeta ranking 1 BWF setelah lengser usai gagal di Asian Games 2022.

Aaron/Chia tidak menampik bahwa mereka sangat ingin berada di puncak ranking BWF. Namun, mereka masih harus bersabar karena momen itu akan datang suatu saat nanti.

“Tetapi kami akan memperjuangkannya (mencapai WR1), melakukan yang terbaik dan kami selalu percaya (dengan sabar), setiap hal baik akan datang,” tambah Aaron Chia.

Persaingan Top 5 ranking BWF di sektor ganda putra memang berlangsung sangat sengit sejak Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto lengser dari takhtanya.

Baca Juga

1. Rexy Mainaky Dukung Aaron Chia/Soh Wooi Yik Kudeta WR1

Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto di laga French Open 2023. (Foto: PBSI)

Bagaimana tidak. Posisi pasangan Indonesia ini berhasil direbut oleh pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, setelah berhasil menyabet medali emas Asian Games 2022.

Namun, Rankireddy/Shetty hanya sebentar mencicipi takhta tersebut. Mereka bertahan lima pekan saja karena beberapa kali kandas pada babak awal turnamen.

Baca Juga

Hal tersebut juga dialami oleh Fajar/Rian. Performa mereka menjadi sorotan karena puas gelar juara sejak menjuarai All England pada Maret 2023 kemarin.

Di Denmark Open 2023, Fajar/Rian juga tidak mampu mempertahankan poin juara bertahan tahun lalu sehingga peringkat mereka lengser ke posisi ke-4.

Tentu saja, ambisi Aaron/Soh ini perlu jadi perhatian bagi Fajar/Rian. Bagaimana pun Fajar/Rian butuh poin tambahan untuk memperbaiki posisi di ranking BWF.

Masalahnya, ranking BWF Fajar/Rian diprediksi bakal lengser lagi karena mereka memutuskan absen di Kumamoto Masters, yang mana turnamen ini malah diikuti oleh Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Baca Juga

Secara terpisah, direktur kepelatihan pelatnas Malaysia, Rexy Mainaky, mengatakan jadi ranking 1 dunia akan meningkatkan kepercayaan diri dan moral Aaron/Wooi Yik.

“Mereka sudah meraih gelar juara dunia dan penghargaan lainnya dan mereka juga harus berusaha menjadi peringkat 1 dunia,” kata Rexy dalam beberapa kesempatan.

“Ini pasti akan meningkatkan kepercayaan diri mereka dan menawarkan faktor perasaan senang menjadi kombinasi terbaik.”

Pasangan Malaysia terakhir yang mencapai posisi teratas adalah Goh V Shem/Tan Wee Kiong pada November 2016 usai mereka meraih medali perak di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Baca Juga
Fajar Alfian/Muhammad Rian ArdiantoBulutangkisAaron Chia/Soh Wooi YikRanking BWF

Berita Terkini