x

Dilarang Berhubungan Seksual saat Olimpiade, Atlet Renang Rusia Langsung ‘Protes’

Jumat, 12 Maret 2021 13:57 WIB
Penulis: Nadia Riska Nurlutfianti | Editor:

INDOSPORT.COM - Atlet renang asal Rusia, Yulia Efimova turut menanggapi kebijakan Olimpiade Tokyo 2020 yang melarang para atletnya untuk berhubungan seksual.

Pihak penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 telah membuat sejumlah aturan ketat yang akan berlaku saat ajang pesta olahraga terbesar di dunia tersebut diselenggarakan, karena demi mencegah penularan pandemi Covid-19.

Salah satunya ialah para atlet dilarang berhubungan seksual selama berada di Jepang untuk berpartisipasi di ajang Olimpiade Tokyo 2020.

Baca Juga
Baca Juga

Aturan tersebut pun menuai protes dan berbagai tanggapan dari para atlet di seluruh penjuru dunia, salah satunya yakni Yulia Efimova selaku atlet renang asal Rusia.

Menurut Yulia, aturan tersebut cukup mengejutkan karena menurutnya ia dan para atlet lainnya akan lebih direportkan dengan urusan lain yang lebih penting ketimbang berhubungan intim selama acara berlangsung.

“Tunggu, apakah ada larangan untuk berhubungan seksual? Menurut saya, saya dan banyak atlet lainnya lebih akan direpotkan dengan hal-hal lain selama Olimpiade Tokyo 2020,” kata Yulia Efimova, dilansir dari laman RT Sports.

Baca Juga
Baca Juga

Selain itu, Yulia juga menyayangkan aturan dilarang berpergian selama berada di Jepang. Namun ia tetap akan mematuhi peraturan yang berlaku, ketimbang tak bisa mengikuti pesta olahraga akbar tersebut.

“Sayang sekali kami tidak diizinkan keluar, tapi lebih baik menyelenggarakan Olimpiade dengan sejumlah aturan ketat, daripada tidak menggelarnya sama sekali,” tambahnya.


1. Berburu Medali Emas di Olimpiade Tokyo 2020

Yulia Efimova, atlet renang asal Rusia.

Yulia Efimova kini tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi nasional untuk skuat Rusia di Olimpiade Tokyo 2020, di mana dirinya membidik medali emas yang belum pernah ia raih.

Perenang seksi berusia 28 tahun itu diketahui telah mengantongi enam juara dunia, dan belum puas dengan pencapaian dalam kariernya sebelum menggondol medali emas.

Dara cantik itu sempat memenangkan medali perak di nomor 100 dan 200m gaya dada di Olimpiade 2016 serta medali perunggu gaya dada 200 di Olimpiade 2012.

Yulia Efimova sendiri nyaris tak bisa mengikuti Olimpiade karena pernah tersandung kasus doping pada 2014 lalu, yang membuatnya sempat mendapatkan hukuman skorsing selama 16 bulan.

RusiaOlimpiade Tokyo 2020Berita OlahragaBerita SportBerita TransferRenangBerita Sportainment

Berita Terkini