Terkait Skandal Suap, Pelatih Timnas Jepang Dipecat

Selasa, 3 Februari 2015 22:56 WIB
Editor: Charles Emanuel Dominggus
 Copyright:

Aguirre telah menyatakan tidak bersalah setelah namanya disebut dalam investigasi antikorupsi di Spanyol, dan JFA tetap mempercayakannya hingga putaran final Piala Asia di Australia akhir bulan lalu.

Namun hari Selasa dalam konferensi yang disiarkan langsung oleh televisi Jepang, Ketua JFA Kuniya Daini mengatakan mereka telah memutuskan untuk tidak memakai Aguirre lagi karena khawatir kasusnya dapat mengganggu persiapan timnas Jepang menghadapi babak kualifikasi Piala Dunia mendatang.

"Kami telah menetapkan bahwa kami akan menghentikan kontrak Aguirre," kata Daini.

"Yang utama dalam hal ini adalah kami ingin menyampaikan kepada Aguirre bahwa alasan penghentian kontrak ini adalah karena kami ingin menghindari risiko terhadap persiapan tim nasional ke Piala Dunia. Ada kemungkinan bahwa ia akan menggugat dan membawa hal ini ke pengadilan," katanya.

Jaksa antikorupsi Spanyol telah menyebut nama Aguirre dalam investigasinya terkait kemenangan Real Zaragoza 2-1 atas Levante pada hari terakhir kompetisi La Liga musim 2010/2011. Kemenangan itu membuat Zaragoza yang saat itu dilatih Aguirre terhindar dari degradasi.

Jaksa menuduh pemain-pemain Levante menerima bayaran total 1,49 juta dolar AS agar mengalah dalam pertandingan itu.

Aguirre, mantan pelatih timnas Meksiko dan klub Atletico Madrid, membantah terlibat dalam pengaturan hasil pertandingan dan menolak untuk membicarakan hal itu saat menangani Jepang di Piala Asia 2015.

Jepang empat tahun lalu menjuarai Piala Asia, namun tahun ini tersisih di perempat final setelah kalah adu penalti dari Uni Emirat Arab.

4