Leg kedua babak 16 besar Copa Libertadores mempertemukan dua rival abadi, Boca Junior menjamu River Plate di stadion La Bombonera. Seperti laga-laga sebelumnya laga sarat gengsi, emosi dan kekerasan ini memang selalu berujung dengan tindakan vandal dari kedua fans.
Seperti dilansir BBC Sport, empat pemain River Plate hraus dilarikan ke rumah sakit akibat semprotan yang dilakukan fans Boca Juniors yang berhasil memasuki lorong keluar pemain.
Fans yang melakukan tindakan ini berhasil mengelabui petugas keamanan dengan cara melewati pagar kawat tinggi dan masuk ke dalam lorong keluar pemain. Terkait insiden ini, presiden Boca Juniors, Daniel Angelici mengatakan pihak sudah semaksimal mungkin mencegah hal yang tidak diinginkan,
"Kami akan melakukan semua yang kami bisa untuk membantu polis," katta Angelici.
Insiden seperti ini memang bukan kali pertama di derby superclasico, pihak keamanan pun sudah berupaya melarang kedua kubu bertemu dalam satu stadion, pelbagai upaya sudah coba dilakukan otoritas sepakbola dan keamanan Argentina, toh superclasico selalu diwarnai dengan kekerasan.
Bek River Plate, Ramiro Mori yang jadi korban mengatakan wajar jika laga derby sarat gengsi tapi harusnya tidak berujung pada tindakan kekerasan.

"Saya tidak bisa melihat usai cairan itu dilempar, ini bukan perang, ini sepakbola," kata Mori.
Hal senada juga dikatakan manajer River, Marcelo Gallardo yang menggambarkan suasana kala itu sebagai kondisi yang amat menyedihkan.
Terkait dengan pertandingan yang dihentikan di skor imbang tanpa gol, pihak terkait belum memutuskan apakah pertandingan akan diulang di tempat netral atau pemberian kemenangan untuk River yang pada leg pertama sukses menang 1-0 atas Boca Juniors.
Laga Boca Juniors vs River Plate jika bisa disebut memang sebagai 'noda hitam' di sepakbola Argentina. Kedua fans selalu menunjukan kekerasan jika mereka bertemu. Bahkan pada 2012 silam, dua petugas keamanan harus merenggang nyawa akibat tindak pengeroyakan yang dilakukan fans Boca Juniors. Di 2014, seorang ibu harus babak belur usai dikeroyok fans Boca karena menggunakan jersey River Plate.
Bahkan seorang editor majalah World Soccer, Gavin Gamilton pada 2006 pernah menyebut jika dibandingkan derby old firm di Skotlandia antara Glasgow Rangers vs Glasgow Celtic ibarat hanya pertikaian kecil anak SMA jika melihat kerasnya derby superclasico di Argentina.