Hasim Kipuw masih berada di kampung halamannya karena sedang berduka lantaran ayahnya meninggal dunia pada Sabtu (05/12) lalu. Tim Singo Edan pun memberikan izin libur bagi Kipuw selama satu minggu untuk pulang ke Tulehu, Maluku.
Tim pelatih Arema Cronus pun sangat memahami kondisi tersebut, dengan tidak terlalu memaksa Kipuw datang ke Malang tepat pada Sabtu (12/12) nanti. Hal itu untuk menjaga kondisi mental eks bek kanan Persija Jakarta itu agar bisa kembali fokus seusai pulang dari Maluku.
"Kita sangat paham dengan kondisi psikologis dia. Apalagi, ini urusan penting terkait orang tua. Makanya, kita tidak terlalu minta dia untuk datang tepat waktu," tutur Pelatih Joko "Gethuk" Susilo.
Jika benar datang sesuai izin tersebut, maka Hasim Kipuw terancam tidak bisa tampil di laga perdana Arema saat melawan Persipura Jayapura di Stadion Maguwoharjo Sleman, Minggu (13-12-15) nanti. Pasalnya, Kipuw hanya punya waktu satu hari setelah menempuh perjalanan berjam-jam dari Maluku ke Malang lalu ikut ke Sleman. Alhasil, jika tetap diturunkan, maka Kipuw akan bermain dalam kondisi yang tidak ideal karena problem kebugaran fisik.
"Kita selalu berkomunikasi intens dengan dia. Jika sudah dirasa siap, ya secepatnya saya harap Kipuw bisa datang untuk bergabung bersama tim. Dia memang ingin main. Tapi, kita tidak ingin memainkan pemain yang belum benar-benar siap," Gethuk menambahkan.
Untuk mengantisipasi absennya Kipuw, tim pelatih pun sudah menyiapkan beberapa opsi terkait pemain penggantinya. Selama ini jika Hasim Kipuw absen, maka opsi pemain yang penggantinya antara Beny Wahyudi dan Gilang Ginarsa di posisi bek kanan.
"Kita selalu diskusikan soal itu. Tapi, sekali lagi itu adalah opsi terakhir jika memang Kipuw tidak bisa turun. Semua pemain saya pastikan siap kapan saja diperlukan tim," tutupnya.