Bisa dibayangkan, bagaimana Stadion Gelora Bung Karno pada Minggu nanti akan berubah menjadi warna biru. Stadion yang rutin menggelar pertandingan internasional itu tampaknya bakal dibanjiri puluhan ribu suporter Persib maupun Arema, yang sama-sama menjadikan biru sebagai warna kebesaran.
Hal ini menjadikan laga puncak nanti sebagai adu gengsi, biru mana yang lebih baik.
"Gengsi itu pasti. Intinya, kami siap membuktikan biru timur lebih baik dari biru barat," kata Koordinator tur Aremania, Ahmad Ghazali kepada Indosport.
Aremania memang menjadi representasi dominasi warna biru dari Jawa Timur. Sementara Bobotoh menjadi lambang kejayaan biru di wilayah Jawa Barat. Tak pelak, pertemuan dua biru akan menjadikan final turnamen gagasan Kepolisian akan berlangsung meriah.
"Dari informasi yang kami terima, Aremania dijatah tiket sampai 30 ribu lembar. Tapi, kami yakin jumlah suporter yang datang bakal lebih besar," imbuhnya.
Pengamanan memang bakal lebih ketat mengingat perseteruan kedua kelompok suporter ini termasuk sengit. Terakhir, Aremania dan Bobotoh berada satu tribun saat laga terakhir Bali Island Cup di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, akhir Februari lalu.
"Di Bali saja jumlah kami lebih banyak. Apalagi di Jakarta, dimana kami bakal ditemani sahabat The Jak yang juga ingin memeriahkan laga final," tuturnya.
Meski beresiko tinggi terjadi bentrok, Ghazali tetap yakin hal itu tak akan terjadi karena pihak kepolisian pasti sudah punya skenario keamanan.
"Kita serahkan kepada polisi. Ya semoga tidak terjadi bentrok, karena kita sama-sama ingin nonton bola dan mendukung tim," tutupnya.