Seperti telah diberitakan sebelumnya, dari total 29 pemain yang dibawa PS TNI dalam kompetisi Torabika Soccer Championship 2016, mayoritas adalah anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Hal itu tentunya membuat publik bertanya-tanya, bagaimana status para pemain selama gelaran TSC 2016? Apakah mereka akan terlepas dari tanggung jawab membela negara selama bermain untuk klub?
Seolah tak mau membuat publik terlalu banyak berspekulasi, Presiden Direktur PS TNI, Letnan Jenderal Edy Rahmayadi pun menjelaskan mengenai status para pemain timnya. Hal itu dijelaskan dalam sesi konfrensi pers peluncuran skuat PS TNI di TSC 2016.

Para pemain PS TNI yang akan berlaga di TSC 2016.
"Dengan menjadi pemain PS TNI tidak membuat mereka lepas dari tanggun jawab seagai tentara. Pada saat mereka tidak latihan atau bertanding, ya mereka wajib angkat senjata. Tapi di saat harus bertanding sepakbola, ya mereka harus latihan bola," tutur Edy kepada awak INDOSPORT saat ditemui di Markas Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad), Selasa (19/04).
PS TNI ini terbentuk setelah mengakusisi klub Persiram Raja Ampat. Rencananya, selama perhelatan TSC 2016, PS TNI akan menggunakan Stadon Siliwangi, Bandung sebagai kandang mereka.