Torabika Soccer Championship

Yesaya Desnam, PNS Yang Tak Tahan Tergoda Lapangan Hijau

Minggu, 24 April 2016 05:33 WIB
Kontributor: Ian Setiawan | Editor: Ahmad Priobudiyono
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Yesaya Desnam, defender jangkung asal Papua yang sempat pensiun sementara. Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Yesaya Desnam, defender jangkung asal Papua yang sempat pensiun sementara.

Ada yang menarik perhatian saat melihat Perseru Serui menjalani laga uji coba kontra Madura United di Stadion Brantas Kota Batu, kemarin sore. 

Sosok familiar terlihat berdiri gagah dan bermain tangguh di sektor pertahanan Perseru yang kembali aktif untuk mengikuti TSC A musim ini.

Dia adalah Yesaya Desnam, defender jangkung asal Papua, yang kembali merumput usai pensiun sementara dari lapangan hijau.

Sebelumnya, pemain asal Wamena ini ikut vakum selama satu tahun, lantaran gagal mengikuti kompetisi Divisi Utama bersama Persiwa Wamena musim lalu.


Yesaya Desnam saat berduel perebutan bola dengan Toni Mossi.

"Bermain di klub Papua memberi kebanggaan lain bagi saya. Karena Persiwa vakum, saya ditawari bermain untuk Perseru dan tidak berpikir panjang menerimanya," ujar Yesa, panggilan akrabnya kepada INDOSPORT usai laga uji coba timnya kontra MU.

Pemain yang juga pernah berlaga di AFC Cup bersama Persiwa musim 2009/2010 silam itu menerangkan, bahwa sebelumnya ia sama sekali tak menyentuh si kulit bundar selama satu tahun terakhir. 

Hal itu karena ia terlalu sibuk denhan aktivitas kerjanya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Wamena.

"Sulit bermain bola karena tim Persiwa juga bubar setelah liga terhenti. Puji Tuhan rejeki saya sementara di luar lapangan, dengan bekerja sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil) di Pemkab Wamena," imbuhnya.

Kini, ia kembali ke lapangan hijau dan fokus bersama Perseru dalam gelaran TSC A musim ini. 

Menurutnya, adanya kompetisi atau turnamen di tengah kondisi sepak bola tanah air yang masih Disanksi FIFA dianggapnya sebagai berkah.

"Ya tentu senang kompetisi jalan lagi. Saya memang sulit untuk jauh dari lapangan hijau. Karena, dari kecil sampai besar nama saya dikenal lewat sepak bola," tutur pemain yang ikut mengantar Persiwa promosi ke kasta tertinggi pada 2006 silam.