Meski pro kontra soal apakah pesepakbola profesional yang bermain di Eropa tetap wajib menjalankan ibadah puasa atau tidak, sejumlah pesepakbola muslim tetap menjalankan salah satu kewajiban bagi umat Islam tersebut.
Seperti mantan penyerang Chelsea, Demba Ba, rektrutan anyar Manchester City, Ilkay Gundogan, Samir Nasir, Mesut Ozil dan pemain lainnya tetap menjalankan ibadah puasa. Namun khusus untuk Ozil, ia sudah mengatakan saat bertanding untuk Jerman di Euro 2016, ia tidak akan berpuasa.
Yang menarik dari para pesepakbola muslim di kala bulan Ramadan tentu saja soal menu santapan berbuka puasa mereka. Menurut ahli gizi Tottenham Hotspur, Matt Lovell, sejumlah makanan super bisa disantap para pesepakbola muslim saat berbuka puasa dan sehabis menunaikan ibadah sholat magrib.
Makanan super tersebut diantaranya ialah stiek daging rusa, daging rusa sarat dengan lima zat pendongkrak kinerja yakni kreatin, arginin, glutamin, zat besi dan vitamin B12.
Selain itu ada ikan mackerel. Asam lemak dalam ikan berminyak ini akan mendukung metabolisme pesepakbola muslim yang habiskan waktu mereka di bulan Ramadan dengan aktifitas yang tidak berlebihan.
Lalu ada rempah-rempah kari, jus akar beet, bayam, brokoli, blueberry dan almond. Khusus untuk almond, jenis kacang ini akan melancarkan peredaran darah dan membuat tubuh pesepakbola muslim bekerja maksimal kala berlatih.