Pelatih Persib, Djajang Nurdjaman mengatakan, pemesanan tiket jauh-jauh hari memang dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tim Maung Bandung tidak kalah Walk Out (WO). Pasalnya, Pusamania Borneo FC (PBFC) harus menelan kekalahan WO dari Perseru akibat kehabisan tiket pesawat menuju Serui.
"Kita sudah antisipasi dan sudah mendapatkan tiket. Sudah aman. Sampai saat ini sudah OK termasuk penerbangan ke sana (Serui)," ujar pelatih yang akrab disapa Djanur tersebut.
Djanur mengungkapkan, skuat Maung Bandung akan berangkat ke Serui pada Rabu mendatang. Ada 16 pemain yang diboyong untuk menjalani laga tandang menghadapi Perseru.
"Biasanya kalau laga tandang kita bawa 20 orang, karena itu tradisi pelatih sebelumnya, saya cuma meneruskan. Ke depan saya akan bawa pemain 18 orang. Selain tiket, agar lebih efisien saja," katanya.

Skuat utama Persib Bandung.
Djanur berharap dengan jumlah pemain yang bisa dibilang pas-pasan tersebut kondisi kebugaran pemain dapat terjaga. Terlebih jarak yang harus ditempuh pasukannya ini sekitar 5 ribu kilometer.
"Kita dua kali naik pesawat, tiga kali transit itu cukup melelahkan. Ke Serui-nya, kita pakai pesawat kecil. Berdasarkan informasi hanya muat 16 orang. Kalau rombongan 24 orang (pemain dan ofisial tim), berarti kita melakukan dua kali penerbangan," ujarnya.
"Untuk itu saya harus pandai-pandai menjaga motivasi pemain. Jangan sampai menyerah sama keadaan. Karena semua tim harus pergi ke sana (Serui). Meski ada yang kena WO, mudah-mudahan kita jangan," tutupnya.