(VIDEO) Cara Menggunakan Teknologi Rekaman Video dalam Sepakbola

Senin, 15 Agustus 2016 11:22 WIB
Editor: Arief Rahman Hakim
 Copyright:

Penggunaan teknologi dalam sepakbola tak pernah berakhir. Revolusi terus terjadi untuk mengembangkan sepakbola, seperti halnya teknologi garis gawang atau yang dikenal dengan sebutan hawk eye. Teknologi yang menentukan tiap kali ada kontroversi gol atau tidak, yang mengenai garis gawang.

Teknologi itu telah diterapkan di Liga Inggris. Dan kini, ada teknologi baru yang tengah diuji di divisi tiga sepakbola Amerika Serikat, United Soccer League (USL). Mendapatkan lampu hijau dari Asosiasi Sepakbola Internasional, USL menerapkan sistem teknologi yang bernama Video Asisten Wasit (VAR).

Sistem itu adalah keberadaan wasit tambahan yang berada di belakang board iklan, di belakang gawang. Wasit itu memegang video rekaman ulang yang diambil dari berbagai sudut pandang, dan kamera yang ada di stadion. Ia akan menunjukkan rekaman itu pada wasit utama, ketika sang pengadil lapangan kesulitan mengambil keputusan.

Wasit bisa menggunakannya untuk melihat apakah pemain diving, menentukan penalti, dan terutamanya memutuskan memberi kartu kuning atau merah. Teknologi itu untuk kali pertamanya terjadi di laga antara Red Bulls II kontra Orlando City.

Wasit yang memimpin laga, Ismail Elfath, pertama kalinya dalam sejarah berunding kepada VAR, Allen Chapman, untuk memberi keputusan atas kejadian yang berlangsung. Kala itu bek Orlando, Conor Donovan melanggar penyerang Red Bull, Junior Flemmings, yang melakukan serangan balik.

Elfath memberikan pelanggaran, namun bimbang memutuskan apakah Donovan pria terakhir yang melakukan pelanggaran. Namun setelah melihat rekaman ulang yang diberikan Chapman, Elfath langsung memberikan kartu merah kepada Donovan.

Penggunaan teknologi itu langsung mendapatkan respon positif dari pelatih Red Bull, John Wolyniec. Ia terang-terangan mendukung penggunaan teknologi rekaman ulang tersebut.

“Kredit untuk MLS (Major League Soccer) dan USL, karena mereka ingin jadi yang terdepan sejauh mungkin dari segi teknologi, pertandingan sepakbola, memajukan sepakbola, dan tentunya memajukan teknologi,” ucap Wolyniec, diberitakan Fox Sports.

“Saya senang dengan teknologi itu, dan saya lega menjadi bagian darinya, karena kami mempertimbangkan diri kami sebagai tim yang inovatif, agresif, dan berkembang,” sambungnya.

175