Ini Alasan CEO Mahaka Sport Daftar Exco PSSI

Jumat, 2 September 2016 14:30 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto
© INDOSPORT/Hery Ibrahim
CEO Mahaka Sports and Entertaiment, Hasani Abdulgani. Copyright: © INDOSPORT/Hery Ibrahim
CEO Mahaka Sports and Entertaiment, Hasani Abdulgani.

Komite Pemilihan Pengurus PSSI periode 2016-2020 telah menerima 53 nama yang didaftarkan untuk menjadi anggota Exco induk sepakbola Indonesia tersebut.

Dalam rinciannya, tiga nama didaftarkan sebagai bakal calon Ketua Umum (Ketum) PSSI, yakni Edy Rahmayadi, Moeldoko, dan Erwin Aksi. Namun, hanya Edy Rahmayadi yang sudah memenuhi semua berkas pendaftaran formulir A1.

Sementara itu, lima nama telah menyerahkan formulir A2 atau diusung bakal calon Wakil Ketum PSSI. Mereka adalah Joko Driyono, Iwan Budianto, Tonny Apriliani, Erwin Aksa, dan Andi Rukman Karumpa.

45 nama sisanya telah menyerahkan formulir A3 atau mendaftarkan diri sebagai anggota Exco PSSI. Namun, satu nama yang mencuat dan digadang-gadang sebagai calon kuat anggota Exco PSSI adalah CEO Mahaka Sports and Entertaiment, Hasani Abdulgani.

Maklum saja, Hasani merupakan sosok yang sempat menghebohkan jagad sepakbola nasional. Ia sukses menggelar hajat turnamen Piala Presiden 2015 dan Piala Jenderal Sudirman, untuk mengisi kekosongan kompetisi yang tengah terhenti akibat konflik Kemenpora dan PSSI.

Hebatnya lagi, Hasani dapat menggelar laga final Piala Presiden antara Persib Bandung kontra Sriwijaya FC di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Padahal, ini merupakan hal yang sulit terjadi mengingat pendukung Persib memiliki rivalitas yang sangat panas dengan pendukung Persija Jakarta.

Selain itu, Hasani bukanlah orang lama di kepengurusan PSSI. Sebab, pria berdarah Aceh itu pernah masuk kepengurusan federasi sepakbola Indonesia tersebut pada tahun 2007-2014.


CEO Mahaka Sports and Entertaiment, Hasani Abdulgani saat menjelaskan soal format Piala Jenderal Sudirman, tahun lalu.

Lebih lanjut, Hasani mengungkapkan alasannya mendaftarkan diri sebagai calon anggota Exco PSSI. Salah satunya adalah untuk membantu memperbaiki tata kelola sepakbola nasional. Apalagi, ia menilai sepakbola Indonesia mempunyai kemampuan besar untuk menjadi sebuah industri, dengan catatan jika semuanya dikelola dengan baik.

"Saya sudah mengembalikan formulir pendaftaran ke Komite Pemilihan. Semua persyaratan yang dibutuhkan juga sudah dipenuhi," kata Hasani Abdulgani dikutip dari Antara.

Hasani mengaku, pengajuan dirinya mendapatkan dukungan dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Aceh. Formulir pendaftaran calon anggota Exco PSSI sudha diberikannya ke kantor Komite Pemilihan di DPP Pepabri, Jakarta, Kamis (01/09/16) lalu.

"Karena saya berdarah Aceh makanya mereka mau mengusung saya. Tapi, bukan hanya itu alasannya, mereka menginginkan saya maju sebagai Exco karena mereka yakin saya dapat membuat sepakbola di Indonesia menjadi lebih baik lagi," ujarnya.

"Semoga saja bisa terpilih. Aamiin," lanjutnya kepada INDOSPORT.

Jika lolos verifikasi, Hasani bakal bertarung dengan 42 nama calon anggota Exco lainnya di Kongres Pemilihan Pengurus PSSI, Makassar, Sulawesi Selatan, 17 Oktober mendatang.

93